IKN Nusantara
Pembangunan IKN Nusantara Harus Dikebut, Agar Jadi Lokasi Upacara HUT RI di 2024
Pembangunan IKN Nusantara harus dikebut, agar jadi lokasi Upacara HUT RI di 2024
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur
TRIBUNKALTIM.CO - Sederet persoalan mengiringi pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Satu diantaranya yakni persoalan pembayaran upah pekerja proyek konstruksi di IKN.
Meski demikian, semua pihak berharap pembangunan IKN Nusantara bisa kelar sesuai jadwal.
Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) PPU, Zainal Arifin, Senin (2/5/2023) sangat berharap agar pembangunan IKN Nusantara dalam terwujud sesuai target Presiden Joko Widodo.
Zainal mengatakan, presiden menargetkan tahun 2024 mendatang akan menggelar ucapara HUT RI di IKN Nusantara.
"Karena target presiden upacara HUT RI tahun depan di IKN Nusantara, maka pembangunannya juga harus masif," jelasnya.
Namun demikian, ia menyatakan pembangunan IKN Nusantara memang harus digenjot secara cepat, agar target itu bisa terpenuhi.
Namun demikian, anggota DPRD PPU ini menyatakan masih sedikit pesimistis karena belum dimulainya sejumlah pembangunan untuk gedung kementerian.
Bukan hanya itu, pembangunan IKN Nusantara ini juga diharapkan tidak menimbulan permasalahan. Seperti pembayaran upah para pekerja.
Karena selama ini masih mendapat informasi bila ada pekerja di IKN Nusantara yang belum mendapatkan gaji sesuai dengan aturan.
Selain itu, gaji mereka juga kurang lancar atau tidak dibayarkan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
"Hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Harapan saya ya upah pekerja juga harus menjadi perhatian," katanya.
Mengenai rencana kedatangan ribuan pekerja, Zainal mengatakan tak menjadi masalah karena itu sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan IKN Nusantara.
Namun ia berharap keberadaan mereka nanti tidak menimbulkan masalah sosial.
Masalah sosial lanjutnya, seperti banyaknya tumbuh tempat-tempat prostitusi untuk memenuhi hasrat biologis para pekerja yang akan datang.