Berita Paser Terkini
ORARI Paser Ingin Ada Penataan Radio Pemancar Udara di Gunung Rambutan
Dukungan komunikasi yang diberikan tersebar di beberapa lokasi seperti di Kecamatan Tanah Grogot, Long Kali, Kuaro dan Muara Komam.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Paser menginginkan adanya penataan Radio Pemancar Udara (RPU) di Gunung Rambutan.
Hal tersebut dikarenakan adanya kendala teknis yang dialami tim ORARI Lokal Paser saat memberi dukungan telekomunikasi (Dukom) pada posko Lebaran tahun 2023 di Gunung Rambutan, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Ketua ORARI Lokal Paser Muhsin Palinrungi mengatakan, penataan RPU tersebut bertujuan agar komunikasi radio bisa dilakukan dalam jangkauan yang lebih luas lagi.
"Mudah-mudahan bulan depan tower mini RPU di gunung Rambutan bisa berdiri sehingga komunikasi amatir radio bisa menjangkau seluruh Kabupaten Paser," kata Muhsin kepada TribunKaltim.co, Rabu (3/5/2023).
Baca juga: Meriahkan Hari Radio dan Sumpah Pemuda, RRI Samarinda Siap Gelar Festival Pelajar
Dijelaskan, ORARI Lokal Paser merupakah salah satu lembaga yang dilibatkan oleh Polres Paser dalam memberikan Dukom pada Posko Lebaran tahun 2023.
Dukungan komunikasi yang diberikan tersebar di beberapa lokasi seperti di Kecamatan Tanah Grogot, Long Kali, Kuaro dan Muara Komam.
"Kegiatan Dukom yang kami berikan di Posko Pelayanan Terpadu Lebaran 2023 berlangsung sejak 18 April hingga 2 Mei 2023 berlangsung dengan lancar," tambahnya.
Terdapat 45 anggota ORARI Lokal Paser yang ditugaskan secara bergiliran untuk memberikan bantuan komunikasi pada posko pelayanan terpadu yang tersebar di beberapa titik lokasi.
Baca juga: Melodi Lagu ABBA Terinspirasi dari Lagu Benyamin Sueb? Produser Musik J Maine Bilang Mirip
Dukom yang diberikan secara keseluruhan berlangsung dengan lancar, namun hanya ada satu lokasi yang sempat mengalami kendala teknis.
RPU sementara di Gunung Rambutan sempat tersambar petir, namun kendala tersebut bisa diatasi dengan mengalihkan lokasi RPU ke Tana Paser.
"Sehingga komunikasi radio bisa Kembali dilakukan," tutup pemilik tanda panggilan YB7XMP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dukom-lebaran-posko.jpg)