Jumat, 5 Juni 2026

Berita Kaltim Terkini

Isran Noor Belajar soal Emisi Karbon di Brazil: Wajar karena Ada Hutan Amazon

Perjalanan Gubernur Isran Noor berangkat ke Brazil rupanya membawa misi khusus untuk belajar penanganan emisi karbon

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/Pemprov Kaltim
Kegiatan Gubernur Isran Noor dan rombongan Pemprov Kaltim saat berada di Negara Brazil, tampak menghadiri kegiatan dan diskusi terkait penurunan emisi karbon serta mempelajari penurunan deforestasi dan degradasi hutan. 

Pertemuan digelar di Kantor Gubernur Provinsi Mato Grosso. Dalam kesempatan ini, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor memaparkan keberhasilan Provinsi Kalimantan Timur.

Upaya menurunkan emisi karbon tersebut mendapatkan insentif berupa kompensasi pembayaran penurunan emisi karbon sebesar 110 juta US Dollar dari World Bank.

Komitmen Kaltim guna terus menjaga hutan dengan konsep pembangunan ekonomi hijau berkelanjutan juga dipaparkan.

“Provinsi Kalimantan Timur bersama seluruh stakeholder, termasuk para private sector atau pengusaha dan rakyat Kalimantan Timur memiliki komitmen yang sangat kuat dalam upaya membangun sebuah ekosistem berkelanjutan," ujar Isran Noor.

Komitmen tersebut, juga disebutnya sudah dibangun sejak tahun 2010 lalu dalam program Kaltim Green atau Kaltim Hijau.

Hingga saat ini, Pemprov Kaltim terus memberikan dukungan berupa fasilitasi kebijakan dan regulasi agar masyarakat bisa berpartisipasi membangun ekosistem berkelanjutan dengan tetap menjamin lingkungan terjaga dengan baik.

Tahun 2022 lalu Indonesia sudah menerima down payment kompensasi pembiayaan atas penurunan emisi karbon World Bank sebesar 20,9 juta US Dollar dari total 110 juta US Dollar, dimana Provinsi Kaltim sendiri menerima kucuran Rp69,15 miliar.

“Kami tahu, kami percaya bahwa Provinsi Mato Grosso jauh lebih bagus dalam pengelolaan sistem dan ekosistem hutan dan dana karbon ini,” kata Isran Noor.

negara Brazil menghadiri
Kegiatan Gubernur Isran Noor dan rombongan Pemprov Kaltim saat berada di Negara Brazil, tampak menghadiri kegiatan dan diskusi terkait penurunan emisi karbon serta mempelajari penurunan deforestasi dan degradasi hutan. Pencegahan kebakaran hutan serta kemajuan dalam sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata. Termasuk regulasi yang dibuat untuk mendukung program ekonomi hijau berkelanjutan.

Dari Provinsi Mato Grosso, Provinsi Kaltim bisa banyak belajar dalam hal upaya penurunan deforestasi dan degradasi hutan.

Pencegahan kebakaran hutan serta kemajuan dalam sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata.

Termasuk regulasi yang dibuat untuk mendukung program ekonomi hijau berkelanjutan ini.

Pertemuan secara simbolik tentunya memiliki kepentingan untuk bisa membangun kerja sama yang erat antara Provinsi Mato Grosso (Brazil), Provinsi Kaltim (Indonesia) dan Provinsi Lai Mai Ndombe Negara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved