Senin, 20 April 2026

Berita Bontang Terkini

Kepala Disdamkartan Bontang Bantah OPDnya Disebut Sarang Narkoba

Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang angkat bicara mengenai 4 oknum pegawainya yang positif narkoba

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang angkat bicara mengenai 4 oknum pegawainya yang positif narkoba.

Kadisdamkartan Bontang Amiluddin mengatakan, banyaknya pegawai yang positif narkoba itu disebabkan dirinya rutin melakukan pencegahan dini dengan tes urine di OPDnya.

Bahkan setiap ada pegawai yang dicuringai menggunakan narkoba, dirinya langsung meminta Bandan Narkotika Nasional Kota (BNNK) melakukan tes urine.

Sebab itu upaya sigap dirinya melakukan pencegahan dini terhadap narkoba di lingkup pegawai Disdamkartan.

“Bukan sarang narkoba, selalu ada ketahuan itu karena kita sering lakukan tes urine untuk pencegahan diri,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (18/5/2023).

Baca juga: Tambah Lagi, 2 Pegawai ASN Disdamkartan Bontang Positif Gunakan Sabu

Baca juga: 2 ASN Disdamkartan Bontang Positif Narkoba, Diduga Dapat Sabu dari Luar Kota

Amiluddin mengatakan jika OPD lain juga rutin melakukan tes urine, maka tidak menutup kemungkinan kasus oknum pegawai positif narkoba akan terus bertambah.

“Karena kita mau inisiasi Inpres, makanya kita minta BNNK tes urine. Tapi coba OPD lain juga usulkan, bisa jadi lebih banyak lagi yang ditemukan. Bisa jadi lebih banyak yang positif dari Damkar,” bebernya.

Amiluddin juga membantah jika beberapa oknum ASN yang positif narkoba itu bukan akibat faktor beban tugas dan jam kerja.

“Tidak ada kaitannya. Memang dasar pribadinya yang terpengaruh masuk ke jerat narkoti. Banyak juga yang lain tidak gunakan narkoba padahal jam kerjanya sama,” terangnya.

Diakhir Amiluddin menegaskan akan selalu rutin memantau gerak gerik pegawainya.

Bahkan jika ada yang dicurigai makan akan langsung diminta untuk tes urine.

“Saya tidak segan-segan, kalau ada yang gerak geriknya mencurigakan langsung saya minta BNNK tes urine. Jangan macam-macam, karena saya tahu gerak-gerik orang yang habis pakai,” tegasnya.

Baca juga: Mangsa Hewan Ternak Warga, Disdamkartan Evakuasi Ular Piton di Bontang Kuala

Sebelumnya tes urine yang digelar BNNK mendapati 4 pegawai ASN di Disdamkartan.

Tes urine itu berdasarakan permintaan Kepala Disdamkartan sekaligus menjalankan Instrusi presiden.

“Permintaan saya memang. Kan ada juga intruksinya minimal 5 persen dilakukan tes urine terhadap ASN,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved