Pilpres 2024
Pendukung Jokowi ke Prabowo? Ini Hasil Survei Terbaru Versi Charta Politika
Pendukung Jokowi dukung Prabowo Subianto? Simak hasil survei terbaru versi Charta Politika.
TRIBUNKALTIM.CO - Pendukung Jokowi dukung Prabowo Subianto? Simak hasil survei terbaru versi Charta Politika.
Dukungan pendukung Jokowi ke Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 menjadi isu hangat.
Apalagi setelah anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang terang-terangan memakai kaos Prabowo Subianto.
Dan terakhir, anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka juga hadir saat pendukung Jokowi beri dukungan pada Prabowo Subianto di Solo.
Namun benarkan pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendukung penuh Prabowo Subianto?
Baca juga: Cak Imin Buka-Bukaan Siapa Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Airlangga atau Dirinya
Lembaga survei Charta Politika mengungkapkan, pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 silam mayoritas mendukung Gubernur Jawa Tengah ganjar Pranowo ketimbang Prabowo Subianto.
Sementara itu, hanya ada 18 persen pemilih Jokowi-Ma'ruf yang mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sedangkan 14 persen lainnya mendukung eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Dari keseluruhan pemilih Jokowi-Ma'ruf, ternyata 61 persennya itu menyatakan memilih Ganjar Pranowo. Dan hanya 18 persen yang menyatakan memilih Prabowo Subianto," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam jumpa pers virtual, Senin (15/5/2023).
"Jadi, di level pemilih itu ternyata tidak terjadi kebingungan seperti yang ditafsirkan dalam peristiwa Musra kemarin, atau relawan acara-acara relawan Jokowi. Ya, jadi memang mayoritas memilih Ganjar," katanya lagi.
Yunarto mengatakan, Ganjar mendapatkan sedikit suara dari pemilih Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Menurutnya, pemilih Prabowo-Sandi yang memilih Ganjar hanya 8 persen.
Baca juga: Politisi Senior PDIP Kecam Tindakan Gibran Temui Prabowo: Memalukan, Belajar Lagi Pendidikan Politik
Sedangkan pemilih Prabowo-Sandi kebanyakan memilih Prabowo sebagai Capres 2024, yakni sebanyak 53 persen.
Hanya saja, Yunarto mendapati adanya perpecahan suara pemilih Prabowo ke Anies Baswedan. Sebab, Prabowo telah masuk ke dalam pemerintahan.
"Yang tetap memilih Pak Prabowo tetap tinggi, 53 persen. Dan memang terpecah suara pemilih Pak Prabowo ini di tahun 2019, ada 34 persen yang menyatakan kini memilih Anies Baswedan. Mungkin disebabkan pemilih yang kecewa karena Pak Prabowo masuk dalam perahu Pak Jokowi," ujar Yunarto, seperti dilansir dari KompasTV.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230523_Prabowo-cs-1.jpg)