Senin, 18 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Harga Miniatur Kapal Pinisi Buatan Warga Sangkuriman Paser, Terbuat dari Triplek 

Dalam membuat kapal pinisi dengan panjang 40 sampai 50 centimenter, lebar 15 sampai 20 centimeter

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Sabaruddin, sang pembuat miniatur kapal pinisi di Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dia dalam membuat kapal pinisi dengan panjang 40 sampai 50 centimenter, lebar 15 sampai 20 centimeter, Jumat (26/5/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - M Sabaruddin, pernah menjadi seorang guru honorer di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Namun hal itu tak membuat dirinya merasa puas.

Lantas Sabaruddin memutuskan berhenti menjadi guru honorer di tahun 2020.

Lantaran himpitan ekonomi keluarga ditambah kebun kelapa yang diharapkan bisa menghidupi keluarga belum bisa berproduksi maksimal.

Baca juga: Bisnis yang Menjanjikan, Pria Asal Paser Ini Geluti Usaha Pembuatan Miniatur Kapal Pinisi

Karena hal itu, ide bisnis muncul di benaknya dengan membuat kerajinan miniatur Kapal Pinisi.

Berbekal informasi dari channel YouTube, dia mulai belajar dengan memainkan jari-jemarinya serta mengkombinasikan bentuk imajinasi yang ada di otaknya.

"Dibantu dua saudara saya saat dalam membuat kapal pinisi dengan panjang 40 sampai 50 centimenter, lebar 15 sampai 20 centimeter," kata Sabar sapaan akrabnya menceritakan kisahnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (26/5/2023).

Untuk satu miniatur kapal pinisi, dibuat dalam rentang waktu dua hingga tiga minggu bahkan bisa sampai sebulan, tergantung dari tingkat kerumitannya.

Baca juga: Komunitas Hobbies Miniatur Balikpapan Adakan Gathering dan Kompetisi Tanding Hot Wheels

Bahan dasar untuk pembuatan kapal pinisi juga sangat mudah dicari, mulai dari triplek dengan ketebalan empat sampai enam milimeter dan stik es krim.

"Triplek kita potong kecil-kecil, agar lebih mudah untuk membentuk badan kapal, itu yang bikin lama," beber Sabar di kediamannya, tepatnya di Perumahan Bambu Asri, Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong.

M Sabaruddin (tengah) saat membuat miniatur kapal pinisi di rumahnya Perumahan Bambu Asri, Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong.
M Sabaruddin (tengah) saat membuat miniatur kapal pinisi di rumahnya Perumahan Bambu Asri, Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong. (Tribunkaltim.co/Syaifullah Ibrahim)

Strategi Pemasaran Hasil Karya

Untuk memasarkan hasil karyanya, Sabaruddin memanfaatkan media sosial.

Bahkan selang beberapa jam ada yang langsung menawar dan membeli kapal pertamanya.

Hingga kini, dirinya kian sering menerima pesanan. Tidak hanya dari Tana Paser, namun juga ada dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga sampai ke Kota Samarinda.

Meski bahan baku pembuatan miniatur kapal terbuat dari triplek, ketahanannya bisa mencapai dua tahun karena bagian tubuh kapal dilapisi dengan dempul dan bahan kimia lainnya.

20230526_Proses Pembuatan Miniatur Kapal Pinisi di Paser
Sabaruddin sedang melakukan proses pembuatan miniatur Kapal Pinisi di kediamannya, Perumahan Bambu Asri, Desa Sangkuriman, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Jumat (26/5/2023).
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved