Minggu, 3 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Turkiye, Cara Baca yang Benar dan Artinya, Alasan Recep Tayyip Erdogan Mengganti Nama Turki

Cara baca dan arti Turkiye. Alasan Recep Tayyip Erdogan mengganti nama Turki satu tahun lalu. Erdogan kembali terpilih sebagai Presiden Turkiye

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
AFP Photo/Adem Altan
Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. Cara baca yang benar dan arti Turkiye. Alasan Recep Tayyip Erdogan mengganti nama Turki satu tahun lalu. Erdogan kembali terpilih sebagai Presiden Turkiye. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemilihan Presiden Turkiye tahun 2023 ini dimenangkan Recep Tayyip Erdogan.

Sosok Recep Tayyip Erdogan terpilih menjadi Presiden Turkiye untuk kali ketiga.

Nama Recep Tayyip Erdogan juga mengubah nama Turki menjadi Turkiye dengan alasan demi negaranya.

Di Pilpres Turkiye 2023, Recep Tayyip Erdogan mengalahkan Kemal Kilicdaroglu.

Recep Tayyip Erdogan memulai kampanye rebranding dari Turki menjadi Turkiye sejak akhir tahun 2021. 

Selanjutnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (1/6/2022) menyetujui permintaan Turki untuk mengubah namanya menjadi Turkiye.

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, pergantian nama ini sekaligus mengubah ejaan bahasa Inggris nama negara Turkey dari tur-kiy menjadi tur-key-yay, dikutip dari World of Buzz pada Jumat (3/6/2022).

Tulisan Turkiye aslinya menggunakan huruf U dengan titik dua di atasnya, Ü

Namun karena dalam alfabet latin tidak ditemukan Ü (U dengan titik dua di atasnya) maka diganti menjadi U biasa.

Arti dalam bahasa Inggris

Jaringan berita yang didanai publik dengan cepat mengikuti jejak pemerintah. Kantor berita Anadolu dan TRT World sekarang menggunakan "Türkiye" dalam siaran berbahasa Inggris mereka.

Satu artikel TRT World mencoba menjelaskan alasannya dengan merujuk pada kamus bahasa Inggris:

Baca juga: Profil Erdogan Menang Pemilu, Presiden Turkiye 3 Periode, Pernah Dipenjara hingga Alami Kudeta

"Berdasarkan Cambridge Dictionary, ‘turkey’ didefinisikan sebagai "sesuatu yang gagal dengan buruk" atau "orang yang bodoh atau konyol".

Ini pula yang disampaikan Erdogan

Erdogan percaya bahwa nama Turkiye mewakili rakyatnya secara lebih otentik.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved