Selasa, 5 Mei 2026

Berita Viral

Beredar Diduga Chat WhatsApp Bripka Andry dengan Komandannya, Kompol Petrus Dicopot Sejak Maret 2023

Beredar diduga chat WhatsApp Bripka Andry dengan komandannya, Kompol Petrus langsung dicopot sejak Maret 2023.

Tayang:
Istimewa
Bripka Andry Darma Irawan, seorang anggota Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Riau. Beredar diduga chat WhatsApp Bripka Andry dengan komandannya, Kompol Petrus langsung dicopot sejak Maret 2023. 

Kompol Petrus dicopot

Usai kasus tersebut viral, Kepala Bidang Propam Polda Riau Kombes Johanes Setiawan mengatakan, Kompol Petrus sudah dicopot dari jabatannya sebagai Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau.

"Kompol Petrus sudah dicopot mulai bulan Maret 2023 dalam rangka pemeriksaan juga," kata Johanes.

Sementara, pihaknya masih mendalami terkait setoran yang diberikan Bripka Andry kepada Kompol Petrus.

"Terkait setoran masih kita dalami. Dalam masalah ini, kita juga sudah periksa delapan orang saksi-saksi, termasuk Bripka Andry untuk didalami lagi," kata Johanes.

Dia menyebut, Bripka Andry sempat diperiksa terkait beberapa masalah, yaitu disiplin dan desersi.

Viral Bripka Andry Anggota Brimob Riau Ngaku Dimutasi Usai Setor Rp 650 Juta

Diberitakan sebelumnya, curhatan Bripka Andry Darma Irawan viral di media sosial.

Andry mengunggah keluh kesahnya di akun Facebook miliknya @AnDrimobSvtRiau.

Dalam unggahannya, Andry menyebut dirinya dimutasi tanpa alasan yang jelas pada 3 Maret 2023.

Padahal, Andry sudah menyetor uang Rp 650 juta yang dimintakan komandannya.

Andry kemudian menemui Dansat Brimob Polda Riau untuk meminta pertimbangan terkait mutasinya.

Bripka Andry Darma Irawan, anggota Brimob Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau, mengaku dimutasi tanpa alasan yang jelas pada 3 Maret 2023.

Padahal, selama ini dia sudah menjalankan perintah atasannya, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau, Kompol Petrus H Simamora, termasuk menyetor uang Rp 650 juta.

"Saya dibilang tidak ada kontribusi. Padahal selama dinas apa pun perintah pimpinan saya laksanakan seperti yang saya bilang di media sosial itu. Jadi, saya membongkar ini karena saya dibilang tidak ada kontribusi," kata Andry, saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/6/2023).

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved