Rabu, 10 Juni 2026

Pileg 2024

Golkar Penajam Paser Utara Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

DPD Partai Golkar Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) mendukung sistem pemilihan umum

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Ketua DPD Partai Golkar Penajam Paser Utara, Andi Muhammad Yusuf, menyatakan, Partai Golkar telah berkomitmen untuk memberikan peluang kepada caleg-calegnya. Terutama yang memiliki potensi, untuk meraup suara terbanyak. Karena itu mendukung sistem proporsional terbuka, Selasa (6/6/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - DPD Partai Golkar Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) mendukung sistem pemilihan umum (pemilu) proporsional terbuka.

Menanggapi isu sistem pemilu terbuka atau tertutup yang akan diterapkan pada 2024 mendatang, Golkar Penajam Paser Utara menilai sistem proporsional terbuka yang paling cocok.

Pemilihan sistem proporsional terbuka seperti disampaikan Ketua DPD Golkar PPU Andi Muhammad Yusuf, diputuskan partainya melalui rapat tingkat pengurus di Provinsi Kaltim beberapa waktu lalu.

"Partai Golkar menginginkan supaya pemilihan secara terbuka," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Selasa (6/6/2023).

Baca juga: Opsi Masih Terbuka dan Terus Komunikasi, Airlangga Sebut Capres Golkar Diumumkan dalam Waktu Dekat

Andi Muhammad Yusuf menjelaskan, jika dilaksanakan secara tertutup maka akan mempengaruhi persiapan partai.

Terutama dari sisi persiapan caleg yang akan maju pada kontestasi Pileg 2024 mendatang.

Pelaksanaan pemilu secara proporsional tertutup artinya kewenangan untuk menentukan caleg terpilih berada di masing-masing partai.

Sedangkan Partai Golkar telah berkomitmen untuk memberikan peluang kepada caleg-calegnya.

Baca juga: Golkar PPU Optimistis Raih 5 Kursi DPRD di Pemilu 2024

Terutama yang memiliki potensi, untuk meraup suara terbanyak.

Kata dia, caleg dengan suara terbanyak merupakan pilihan masyarakat.

Ilustrasi kotak suara untuk Pemilu 2024 yang sebagian besar para pemilihnya adalah dari usia muda-mudi.
Ilustrasi kotak suara untuk Pemilu 2024 yang sebagian besar para pemilihnya adalah dari usia muda-mudi. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Sehingga dianggap pantas untuk duduk di parlemen, memperjuangkan aspirasi dari masyarakat tersebut.

"Golkar memberikan peluang kepada caleg kami yang berpotensi dan siapa yang mendapatkan suara terbanyak maka dialah yang pantas duduk di DPRD," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved