Berita DPRD Kukar
DPRD Kukar Panggil Perusahaan Terkait Kerusakan Jalan Muara Jawa-Sangasanga
Dalam proses peninjauan, pemilik perusahaan tambang pun langsung dipanggil ke lokasi untuk bertemu dengan para wakil rakyat
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara akhirnya memanggil pihak perusahaan atas kerusakan jalan poros Muara Jawa-Sangasanga.
Jalan poros sepanjang 500 meter yang terletak di Kelurahan Dondang, Kelurahan Muara Jawa, Kutai Kartanegara tersebut diketahui mengalami penurunan hingga patah.
Kerusakan ini diduga terjadi akibat aktivitas pertambangan batubara yang berjarak sangat dekat dengan jalan tersebut. Imbasnya, jalan poros itu tak bisa dilintasi kendaraan.
Komisi III DPRD Kutai Kartanegara pun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas permasalahan ini.
Baca juga: BREAKING NEWS: Jalan Poros Muara Jawa-Sangasanga Kukar Putus, Diduga karena Tambang
Dalam rapat tersebut hadir sejumlah pemangku kepentingan. Di antaranya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Inspektorat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, Polres Kukar, Camat dan warga Muara Jawa yang terdampak.
Serta perwakilan CV Prima Mandiri yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penggalian emas hitam.
Ketua Komisi III DPRD Kutai Kartanegara Hamdan, mengatakan rapat dengar pendapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan.
Perusahaan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyepakati untuk membangun jalan alternatif bagi warga sekitar.
Baca juga: Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni Terjunkan Tim Teknis Tinjau Jalan Putus di Dondang Kukar
"Kedua pihak akan berkordinasi tentang lokasi jalan alternatif. Yang jelas DPRD Kukar tak bisa berdiam diri atas kerusakan ini, karena akses warga terganggu," ujarnya, Kamis (8/6/2023).
Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan, status jalan poros di wilayah dondang tersebut memang merupakan jalan provinsi.
Hanya saja, masyarakat merasa terganggu akibat jalan rusak yang sudah dirasakan selama dua pekan.
DPRD Kutai Kartanegara pun turun tangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan untuk mengetahui kondisi riil yang terjadi.
"Ternyata laporan masyarakat benar, bahkan kondisinya lebih parah. Untuk itu, DPRD Kukar pasti akan mengawal kesepakatan dengan pengawasan bersama," kata Hamdan.
Ia pun memberikan saran agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali mengkaji pengerjaan jalan poros Muara Jawa-Sangasanga.
Salah satunya dengan mencari jalan alternatif tanah yang belum tersentuh sama sekali untuk menjadi jalan poros baru bagi warga.
"Kami berharap agar ini menjadi perhatian bersama, karena DPRD ini bukan bagian mengeksekusi," ucapnya.
Kami hanya mendengar dan menyampaikan pada bagian-bagian yang berwenang atau dinas-dinas terkait untuk menindaklanjutinya," imbuh Hamdan.
Jalan Poros Patah karena Tambang
Sebelumnya, viral di media sosial instagram jalan poros di Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur putus tak bisa dilewati.
Jalan yang menghubungkan Kecamatan Muara Jawa-Sangasanga itu tampak retak dan patah sehingga mobilitas kendaraan roda empat maupun dua terputus.
Camat Muara Jawa Safruddin membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan, kerusakan terparah jalan sepanjang 1 kilometer itu terjadi pada Jumat (2/6/2023) malam.
"Sebenarnya sudah timbul kerusakan sejak dua minggu lalu. Jalan ini sudah terlihat retak dan puncak kerusakannya tadi malam hingga patah," ujarnya.
Safruddin mengungkapkan, patahnya jalan poros di Kelurahan Dondang, Muara Jawa itu bukan untuk pertama kalinya.
Baca juga: Jalan Putus di Bakungan Segera Dibangun, Anggota DPRD Kukar Sebut September Rampung
Sebelumnya, jalan poros tersebut juga pernah patah lantaran aktivitas tambang yang lokasinya tidak jauh dari tepi ruas jalan.
Jalan yang berstatus milik Provinsi Kalimantan Timur ini diketahui bersebelahan langsung dengan aktivitas pertambangan.
Diperkirakan hanya 50 sampai 100 meter saja, dari tepi jalan. Nampak juga danau yang tercipta akibat galian tambang, menganga luas.
Safruddin menduga, aktivitas galian emas hitam inilah yang disinyalir kuat menjadi pemicu jalan semenisasi tersebut patah.
"Memang sangat dekat dengan tambang. Aktivitas itu (tambang) sampai kemarin masih terus berjalan, tapi tadi malam sudah diminta untuk dihentikan," kata Safruddin.
Kondisi jalan yang memprihatinkan ini pun mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Bahkan, sudah ditinjau langsung oleh Komisi III DPRD Kaltim, DPRD Kutai Kartanegara, dan Polres Kutai Kartanegara.
Dalam proses peninjauan, pemilik perusahaan tambang pun langsung dipanggil ke lokasi untuk bertemu dengan para wakil rakyat.
Safruddin memastikan, bahwa perusahaan tambang tersebut memiliki izin alias berstatus legal. Hanya saja tidak diketahui secara pasti tujuan kegiatan yang mereka lakukan.
"Kalau dari pantauan warga, kesannya pihak perusahaan ingin melakukan penambangan lagi. Padahal sangat dekat dengan jalan poros," terangnya.
Menurut Safruddin, aktivitas pertambangan tersebut diperkirakan sudah berjalan sejak Februari 2023.
Namun, tak jelas apa yang dilakukan oleh para pekerja di sana. Apakah akan melanjutkan menambang, atau sebatas mengeringkan dan menutup lubang bekas galian tambang.
"Sepertinya statusnya legal, namun aktivitasnya yang kita belum tahu persis. Apakah kembali menambang atau hanya untuk mengeringkan," sebut Safruddin.

Saat ini, para pemangku kepentingan telah mengambil sikap. Safruddin menuturkan, anggota dewan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP).
Rapat dengar pendapat tersebut akan mengundang pihak perusahaan dengan Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Timur untuk mencari solusi terbaik.
Pemerintah Kecamatan Muara Jawa, lanjut Safruddin, juga sudah melakukan pengalihan jalan. Mereka menyiapkan jalan alternatif untuk dilintasi kendaraan bermesin.
"Ada jalan tanah tepat di samping jalan semenisasi yang patah. Jalan itu akan menjadi jalan alternatif untuk sementara waktu," pungkasnya. (*)
Diduga Akibat Aktivitas Tambang Batu Bara, Jalan Poros Samarinda-Balikpapan di Dondang Kukar Rusak |
![]() |
---|
Tindaklanjut Komisi III DPRD Kaltim Usai Tinjau Jalan Dondang Kukar yang Rusak |
![]() |
---|
Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni Terjunkan Tim Teknis Tinjau Jalan Putus di Dondang Kukar |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Jalan Poros Muara Jawa-Sangasanga Kukar Putus, Diduga karena Tambang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.