Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026

Video Viral

Bakhmut Kembali Membara, Ukraina Maju Terus Usai Upaya Pertama Digagalkan Rusia

Bakhmut kembali membara, Ukraina maju terus usai upaya pertama digagalkan Rusia

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada Sabtu (10/6/2023) bahwa operasi kontra-ofensif dan defensif sedang berlangsung di Ukraina.

Seruan tersebut disampaikan Zelensky selang satu hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan upaya Kyiv yang telah lama dibanggakan untuk merebut kembali wilayah sedang berjalan dengan baik.

Dilansir dari Tribunnews.com, Zelensky tidak menerangkan sampai pada tahap apa mereka berada.

Ia menyampaikan kepada Putin bahwa para jenderalnya optimis dan dalam 'suasana hati yang positif'.

Pasukan Ukraina yang melakukan serangan balik telah maju hingga 1.400 meter di sejumlah bagian garis depan dekat kota timur Bakhmut dalam beberapa hari terakhir, kata seorang juru bicara militer Ukraina pada hari Sabtu.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan selama 48 jam terakhir operasi "signifikan" Ukraina telah terjadi di beberapa sektor di timur dan selatan Ukraina.

Pasukan Ukraina kemungkinan membuat kemajuan yang baik dan menembus garis pertahanan pertama Rusia.

Namun, di bidang lain "kemajuan Ukraina lebih lambat".

Baca juga: Aksi Heroik Tentara Rusia Halau Serangan Balik Ukraina di Bakhmut, 71 Orang Tewas

Baca juga: Perang di Bakhmut Masih Berkecamuk, Ukraina Gerilya Rebut Lagi Wilayah dari Rusia

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukan Ukraina telah melanjutkan upaya yang "gagal" dalam 24 jam terakhir untuk melancarkan serangan di selatan Donetsk dan di wilayah Zaporizhzhia, serta di wilayah timur kota Bakhmut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengklaim Ukraina telah memulai serangan balasan ke Rusia pada Jumat (9/6/2023).

Namun, menurutnya, serangan balasan Ukraina itu gagal menembus pertahanan Rusia.

"Kami dapat dengan pasti menyatakan bahwa serangan Ukraina ini telah dimulai dengan penggunaan cadangan strategis," kata Putin dalam konferensi pers di Sochi, Krasnodar Krai, Rusia pada Jumat (9/6/2023), dilansir dari Tribunnews.com.

"Tetapi pasukan Ukraina tidak mencapai tujuan mereka di area pertempuran mana pun," tambahnya, dikutip dari The Moscow Times.

Putin mengatakan pertempuran berlanjut selama lima hari, dengan perang sengit kemarin pada Jumat (9/6/2023) dan sehari sebelumnya pada Kamis (8/6/2023).

Dia mengatakan pasukan Ukraina telah menderita kerugian yang signifikan tapi potensi ofensif pasukan Ukraina masih ada.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved