Berita Kukar Terkini

Pensiun Dini dari ASN, Om Nanang 'Keliling Dunia' Promosi Seni dan Budaya Kutai di 12 Negara

Seniman Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Misra Budiarto AX sudah tak asing lagi di berbagai kalangan terutama yang berkecimpung di dunia seni.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Misra Budiarto AX, seniman sekaligus budayawan Kutai yang mendaftarkan diri menjadi bakal calon legislatif pada Pemilu 2024. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

"Sebenarnya saya tidak pernah menggeluti disiplin ilmu, tapi memang lebih fokus kepada seni budaya," katanya, Sabtu (24/7/6/2023).

Namun, niatnya menjadi seniman bulat. Misra pun memantapkan diri untuk berkuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKN) pada tahun 1989.

Misra mengambil konsentrasi teater. Menurutnya, bermain memanda atau teater tradisional adalah hobi-nya sejak kecil.

"Ada beberapa seniman terkenal jadi dosen saya, seperti Dedi Petet, Tati Maryati, Wahyu Sihombing, Mathias Muchus, dan Herdin," sebutnya.

Baca juga: Dera Florentina dan Handi Wijaya Terpilih Duta Budaya Kutai Timur 2022

Perjalanan Karir Menjadi Seniman
Tak hanya menjadi seniman dan budayawan, Misra rupanya juga besar menjadi orang birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Awal karirnya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia ditempatkan di bagian protokol Pemkab Kukar dan protokol DPRD Kukar.

Kemudian, Misra sempat berdinas di Kecamatan Muara Kaman, Dinas Pekerjaan Umum, DPMPTSP, dan menutup karirnya di Dispora sebagai Kepala Bidang Wirausaha Pemuda dan Kepramukaan.

"Saya memang mengajukan pensiun dini, sehingga di tahun 2018 sudah tidak aktif lagi menjadi abdi negara," katanya.

Baca juga: Resky Rizandy dan Selfi Amelia Tuyan Terpilih Menjadi Kanda dan Dinda Duta Budaya Kutai Barat 2022

Misi Misra di Legislatif

Kini dia sedang fokus mempersiapkan diri menjadi Caleg Gerindra pada Pileg 2024 mendatang.

Kecintaannya terhadap seni budaya membawa Misra menuju dunia politik. Bukan tanpa alasan, ada keresahan mengenai perkembangan seni budaya kutai di dalam jiwanya.

Kegelisahan inilah yang membuat Misra sampai berani pensiun dini. Ia bahkan sempat bertarung pada Pileg 2019 lalu, namun kurang beruntung. Misra kalah tipis dari koleganya.

Mencoba peruntungan baru, Misra kembali mendaftarkan diri menjadi Bacaleg Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan siap bertarung pada pemilihan legislatif 2024.

Misra punya yang besar. Ia ingin kelompok seni budaya, geruk, dan paguyuban yang bertumbuh pesat di Kota Raja bisa diatur secara apik.

"Kondisinya sekarang banyak Tari Melayu Jepen yang musiknya asal digarap. Terlalu kontemporer sehingga melupakan seni budaya itu sendiri," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved