Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Polisi Tingkatkan Patroli Malam Hari di Kutim, Antisipasi Terjadinya Aksi Balap Liar

Balapan liar masih menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khusunya pada malam hari.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aris
Dok. TRIBUNKALTIM
Personel Satlantas Polres Kutim. Dok. TRIBUNKALTIM 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Balapan liar masih menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khusunya pada malam hari.

Oleh karena itu, tak jarang aparat kepolisian dari Sat Lantas Polres Kutai Timur rutin melaksanakan patroli.

Bahkan setiap malam secara bergantian melakukan giat patroli lalu-lintas khususnya di kawasan yang sering digunakan balap liar.

Baca juga: Ikut Jumbara Nasional di Lampung, PMR Kutim Diharapkan Raih Prestasi, Pawai Budaya Pakai Baju Adat

Disampaikan oleh Kapolres Kutai Timur, AKBP Ronni Bonic melalui Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Isnan Fatah, pihaknya selalu berpatroli keliling, khususnya pada jam rawan balap liar.

Rata-rata jam rawan balap liar di Kota Sangatta Kutai Timur dilakukan sekitar pukul 22.00 Wita ke atas.

"Kita patroli dan kita tungguin disitu antisipasi adanya balap liar, biasanya yang paling sering di kawasan Sahara dan Soekarno Hatta," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (30/6/2023).

Baca juga: Belakang Masjid Islamic Center Tarakan jadi Lokasi Balapan Liar

Menurutnya, di Kota Sangatta, kawasan paling banyak dijumpai aksi balap liar oleh anak-anak pelajar SMP dan SMA yakni di kawasan tikungan Sahara Jalan Yos Sudarso I dan Jalan Soekarno Hatta, Sangatta, Kutai Timur.

 

Di samping itu, ia mengimbau kepada seluruh orang tua di Kutai Timur agar mengawasi putra atau putrinya agar tidak larut dalam ajang balap liar di malam hari.

Selain itu, ia berpesan agar orang tua tidak memberikan atau melepaskan kunci kendaraan untuk anak-anaknya yang masih di bawah umur.

Baca juga: Masih Jadi Tantangan, Penggunaan Plastik saat Kurban Bermanfaat Bagi Bank Sampah Kutim

"Balapan liar itu pasti kita akan tindak, kita hentikan kasih imbauan," ujarnya.

"Kita kasih edukasi kepada anak-anak kita agar tidak melakukan balapan liar, karena kalau itu terjadi berpotensi terjadinya insiden kecelakaan lalu-lintas akan berakibat fatal," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved