Sabtu, 11 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Samarinda Andi Harun Ingin OICCA Mampu Kikiskan Islamophobia

Islamophobia ini telah menjadi ancaman terhadap globalisasi dan juga mengancam kedamaian masyarakat dunia

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
Walikota Samarinda, Andi Harun bersama delegasi 57 negara dari OICCA pada pertemuan ramah tamah di Ballroom Hotel Senyiur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (10/7/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fenomena Islamophobia menjadi perhatian khusus bagi organisasi internasional Organization of Islamic Cooperation Cultural Activity atau OICCA.

Islamophobia ini telah menjadi ancaman terhadap globalisasi dan juga mengancam kedamaian masyarakat dunia.

Beberapa minggu lalu, OICCA mengadakan pertemuan besar dan darurat di Jeddah, Arab Saudi dalam rangka menindaklanjuti peristiwa pembakaran kitab suci di Swedia pada 28 Juni 2023 lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Proffesional Officer Department of Dialogue and Outreach Organization of Islamic Coorperation, Yasmi Adriansyah Yunus pada Sabtu 8 Juli 2023.

Baca juga: Edi Damansyah Nilai Ada Efek Positif Puluhan Delegasi Negara Muslim OICCA Hadir di Kukar

“Kami mengadakan rapat besar dan darurat setelah terjadi kembali pembakaran kitab suci di Swedia, dan ada langkah-langkah konkrit dari kami agar ini tidak terjadi kembali,” ungkap Yasmi.

Lebih lanjut, Yasmi mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan pesan kepada Indonesia untuk menggencarkan semangat perdamaian ke ranah Internasional.

Dan ini juga telah disampaikan ke pihak pemerintah Indonesia, Muhammadiyah dan pihak lain, mudah-mudahan dapat lebih aktif lagi bagi Indonesia.

"Untuk menyampaikan salam perdamaian ke ranah internasional,” ungkapnya.

Samarinda Berkontribusi Jaga Perdamaian

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mendukung segala upaya yang telah dirumuskan oleh OICCA untuk mengikis fenomena islamophobia di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan pertemuan dengan para delegasi dari 57 negara yang dilaksanakan pada Senin (10/7/2023) di Ballroom Hotel Senyiur Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

“Dan kita memang tidak mengingkari bahwa islamophobia masih ada, dan secara pelan tapi pasti kita akan mendukung OICCA mengikis itu, bahkan kita perlu berkontribusi,” ungkap Andi Harun.

Baca juga: Paling Siap, Kaltim di Tunjuk Tingkatkan Indeks Kepemudaan di OICCA 2023

Saat menggelar pertemuan ramah tamah dengan delegasi dari 57 negara ini, jajaran Pemkot Samarinda mampu beradaptasi dan mencerminkan adanya perdamaian.

“Ini menjadi kekuatan bangsa kita, dengan dunia bisa menyatu dengan bertemunya delegasi dari 57 negara," ujarnya.

"Ini menjadi inspirasi bagi dunia dengan latar belakang perbedaan bisa kita jalani dengan damai,” tuturnya.

Walikota Samarinda Andi Harun menyambut para delegasi dari 57 negara yang tergabung dalam OICCA di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (10/7/2023) malam. TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
Walikota Samarinda Andi Harun menyambut para delegasi dari 57 negara yang tergabung dalam OICCA di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (10/7/2023) malam. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI)
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved