Tahun Baru Islam

Terjawab Mengapa Malam 1 Suro Kental Aura Mistis, Cek Mitos dan Fakta Malam Satu Suro

Terjawab mengapa Malam 1 Suro kental aura mistis. Cek mitos dan fakta malam satu suro.

Freepik designed by brgfx
Ilustrasi - Terjawab mengapa Malam 1 Suro kental aura mistis. Cek mitos dan fakta malam satu suro. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar Malam 1 Suro.

Menjelang 1 Muharram, Malam 1 Suro kerap kali dikaitkan dengan perayaan Tahun Baru Islam

Terjawab mengapa Malam 1 Suro kental aura mistis.

Cek mitos dan fakta malam 1 suro jelang peringatan 1 Muharram.

Tahun Baru Islam juga biasa disebut dengan 1 Muharram.

Dalam tradisi  Jawa malam 1 Muharram bisa dikenal dengan malam 1 Suro.

Lantas apa yang membedakan malam 1 Muharram dengan malam 1 Suro?

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Apa Itu Malam 1 Suro? Tradisi Jawa yang Dianggap Mistis, Berbeda Sama Tahun Baru Islam 1 Muharram

Dalam budaya Islam tanggal  1 Muharram merupakan hari suci karena sebagai penanda resolusi kalender Islam, dalam tradisi Jawa justru dianggap sakral dan mistis.

Secara umum, 1 Muharram dan Malam 1 Suro adalah sama.

Yang membedakan keduanya hanyalah dalam hal penyebutan dan tradisi yang mengiringinya.

Jika 1 Muharram adalah penanda tahun baru hijriah, 1 Suro adalah tradisi serupa dalam budaya Jawa.

Melansir Tribun Jakarta dalam artikel berjudul Besok Tahun Baru Islam 1443 H, Apa Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram? . Sebagaimana dicatat Muhammad Solikhin dalam Misteri Bulan Suro: Perspektif Islam Jawa (2010), kata “Suro” sendiri berasal dari bahasa Arab “Asyura” yang artinya sepuluh.

Yang dimaksud dengan Asyura adalah hari ke sepuluh pada bulan Muharram.

Sementara dalam hal tradisi, jika dalam Islam malam 1 Muharram dimaknai dengan penuh kesucian, budaya Jawa justru sebaliknya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved