Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional Terkini

Pertemuan LGBT ASEAN Batal Digelar di Jakarta, Dapat Beragam Penolakan, Begini Kronologinya

Pertemuan LGBT ASEAN batal digelar di Jakarta, dapat beragam penolakan, begini kronologinya.

|
Editor: Diah Anggraeni
(Thinkstock)
Ilustrasi. Pertemuan LGBT ASEAN batal digelar di Jakarta, dapat beragam penolakan, begini kronologinya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pertemuan LGBT ASEAN batal digelar di Jakarta, dapat beragam penolakan, begini kronologinya.

Pertemuan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) seluruh ASEAN atau Queer Advocacy Week ASEAN batal digelar di Indonesia.

Rencananya, pertemuan LGBT ASEAN itu akan digelar di Jakarta pada 17-21 Juli 2023.

Pertemuan LGBT ASEAN ini diorganisasi oleh sebuah badan di bawah Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, ASEAN SOGIE Caucus bersama Arus Pelangi dan Forum Asia.

Dirintelkam Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan mengatakan, pertemuan LGBT ASEAN itu gagal digelar di Jakarta.

"Enggak ada (acara perkumpulan LGBT), bahkan sudah diklaim enggak jadi kan di Jakarta," ujar Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan.

Diungkapkan Hirbak, polisi telah bergerak mencari kebenaran acara pertemuan itu sejak awal menerima informasi.

Namun, polisi tidak menemukan adanya agenda acara itu di beberapa tempat.

"Pada saat informasi itu muncul, pihak kami langsung mencari dan cek di beberapa hotel, ternyata enggak ada, Pihak yang bikin event itu belum mengajukan perizinan ataupun pemberitahuan," ujarnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Diminta Batalkan Konser Coldplay karena Dukung LGBT, MUI: Jangan Cuma Cari Untung

Mendapat Beragam Penolakan

Acara ASEAN Queer Advocacy Week itu dibatalkan penyelenggara karena mendapat penolakan hingga ancaman dari berbagai pihak.

Pihak penyelenggara pertemuan LGBT ASEAN atau Queer Advocacy Week ASEAN pun memutuskan untuk merelokasi tempat acara.

"Penyelenggaran ASEAN Queer Advocacy Week memutuskan untuk merelokasi tempat acara menjadi di luar Indonesia," tulis pihak penyelenggara dalam keterangannya, Rabu (12/7/2023).

Menurut penyelenggara, relokasi acara diputuskan demi memastikan keselamatan dan keamanan peserta maupun panitia.

"Keputusan yang dibuat (untuk) memastikan keselamatan dan keamanan dari partisipan dan panitia," kata penyelenggara.

Ilustrasi simbol LGBT. Pihak penyelenggara pertemuan LGBT ASEAN memutuskan untuk merelokasi tempat acara di luar Indonesia.
Ilustrasi simbol LGBT. Pihak penyelenggara pertemuan LGBT ASEAN memutuskan untuk merelokasi tempat acara di luar Indonesia. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved