Suami Bakar Rumah dan Istri
Nasib Akhir Pujiono, Suami di Kukar yang Nekat Bakar Istri, Anak, dan Rumah
Inilah nasib akhir Pujiono, suami di Kukar yang nekat bakar istri, anak, dan rumah.
Penulis: Briandena Silvania Sestiani | Editor: Briandena Silvania Sestiani
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Inilah nasib akhir Pujiono, suami di Kukar yang nekat bakar istri, anak, dan rumah.
Berawal dari istrinya, Elis, menolak rumah mereka dijual.
Keributan antara Pujiono dan Elis membuat Pujiono nekat membakar rumahnya sendiri, istri dan anaknya yang sudah disiram bensin juga nyaris tewas terbakar.
Kini, Pujiono berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Kamis (13/7/2023) pukul 20.00 Wita.
Akibat membakar rumah dan istrinya, Pujiono harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Baca juga: 4 Fakta Suami di Kukar Bakar Anak dan Istri, Coba Beli Motor Buat Kabur hingga Pelaku Mengunci Rumah
Menurut AKP Purwo Asmadi saat ditangkap, Pujiono tidak melakukan perlawanan.
Selanjutnya Kapolres Tenggarong menjelaskan rute pelarian Pujiono setelah membakar rumah dan istrinya.
Usai kejadian, Pujiono melarikan diri dengan berjalan kaki dari Desa Rapak Lambur menuju Loa Tebu.
Kemudian, pelaku mencari tumpangan untuk melanjutkan perjalanan ke Terminal Tangga Arung di Tenggarong.
Selanjutnya, Kamis (13/7/2023) Pujiono langsung membeli motor.
Kendaraan roda dua tersebut diduga dibeli untuk melancarkan aksinya kabur ke luar daerah.
Namun, dari situ pihak polisi mulai mendapatkan informasi, bahwa pelaku berada di Pasar Tangga Arung.
"Kita coba lacak ke tempat-tempat penjual motor.
Kemungkinan besar dia mau kabur lagi karena sudah membeli kendaraan," kata Kapolsek Tenggarong.
Pihak kepolisian pun kembali berkeliling.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230713_Kronologi-Pujiono-Bakar-Rumah-dan-Istri-di-Kukar.jpg)