Selasa, 19 Mei 2026

IKN Nusantara

Progres Terbaru Pembangunan Kantor Kemenkomarves di IKN Nusantara, Tinggi 8 Lantai

Progres terbaru pembangunan Kantor Kemenkomarves di IKN Nusantara, tinggi 8 lantai

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung atau WEGE telah mengantongi nilai kontrak dari pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur sekitar Rp 1,2 triliun.

Nilai kontrak tersebut terdiri atas pengerjaan dua proyek konstruksi di IKN.

Dilansir dari Kontan, Sekretaris Perusahaan Wika Gedung Purba Yudha Tama menuturkan, salah satu proyek yang dikerjakan WEGE adalah Hunian Pekerja Konstruksi IKN Modular dengan nilai proyek berkisar Rp 400 miliar-Rp 500 miliar.

Pengerjaan proyek tersebut telah rampung pada Maret 2023.

Selain itu, WEGE juga meraih proyek Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI atau Kemenkomarves.

Proyek ini ditargetkan bakal rampung pada kuartal ketiga tahun depan.

Yudha menuturkan, sampai saat ini progres pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kemenkomarves sedang dalam tahap konstruksi dengan progres sekitar 7 persen.

“Targetnya selesai kuartal I-2024.

Di sana ada empat paket sebenarnya, ada 4 Kemenko.

Untuk Wika Gedung itu khusus Kemenkomarves, tapi yang lain bareng kerjainnya, cuma ada 4 paket Kemenko.

Dan lokasinya berdekatan,” ujar Yudha, ketika ditemui di Jakarta pada Kamis (13/7).

Diketahui, proyek pembangunan kantor Kemenkomarves ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 745 miliar.

Nantinya, gedung perkantoran Kemenkomarves setinggi delapan lantai ini akan mengusung konsep Smart dan Green Building yang terintegrasi.

Yudha menambahkan, WEGE juga kini tengah mengikuti proses tender untuk proyek pembangunan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) di IKN.

Hasil tender tersebut diperkirakan bakal diumumkan pada pertengahan tahun ini.

Nah, apabila WEGE berhasil memenangkan tender tersebut, proses pengerjaan proyek ini bakal mulai dilakukan di semester kedua tahun 2023.

“Kemungkinan pertengah tahun ini selesai proses tender, pengumuman.

Pengerjaan tahun ini juga, di kuartal III-kuartal IV kami mulai,” tandasnya.

Sementara itu, PT PP Tbk panen tujuh proyek di Ibu Kota atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

7 proyek IKN tersebut senilai Rp 3,75 triliun hingga Mei 2023.

Adapun ketujuh proyek tersebut meliputi Penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 1, persiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 2 dan proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat.

Kemudian Jalan Tol IKN Segmen B3 (Kariangau–Sp. Tempadung), proyek Gedung Istana Negara, Kantor Kepresidenan dan Gedung Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Dilansir dari Kontan, Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi mengatakan, hingga Mei 2023, proyek penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Tahap 1 telah mencapai 100 persen.

"Saat ini kami sedang mengerjakan proyek penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap 2 dan telah mencapai 52,14 persen dengan target selesai November 2023," papar dia dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/6).

Selain itu, proyek jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat saat ini sudah mencapai 22,36 persen.

Jalan Tol IKN Segmen 3B (Kariangau–Sp. Tempadung) sudah berjalan 22,34 persen.

Pembangunan Gedung Istana Negara sudah mencapai 12,83 persen, Kantor Kepresidenan mencapai 12,52 persen dan Gedung Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia mencapai 6,99 persen. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved