Jumat, 29 Mei 2026

Video Viral

Derita Ribuan Warga Ukraina yang Ditahan Rusia, Dipaksa Kerja dan Jadi Perisai Hidup

Derita ribuan warga Ukraina yang ditahan Rusia, dipaksa kerja dan jadi perisai hidup

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Warga sipil Ukraina bangun jauh sebelum fajar di tengah cuaca dingin yang menyengat, mengantre untuk menggunakan satu toilet, dan dimasukkan ke dalam trailer ternak.

Dilansir dari Kompas.com, mereka menghabiskan 12 jam atau lebih untuk menggali parit di garis depan untuk tentara Rusia.

Banyak dari mereka yang dipaksa mengenakan seragam militer Rusia yang kebesaran yang dapat membuat mereka menjadi target.

Seorang mantan administrator kota berjalan dengan susah payah dengan sepatu bot yang ukurannya lima ukuran terlalu besar.

Di pengujung hari, tangan mereka melengkung seperti cakar es.

Di dekatnya, di wilayah Zaporizhzhia yang diduduki, warga sipil Ukraina lainnya menggali kuburan massal di tanah yang membeku untuk sesama tahanan yang tidak selamat.

Seorang pria yang menolak untuk menggali ditembak di tempat.

Baca juga: Pasukan Ukraina Tak Masuk Hitungan Rusia, Putin Perintahkan Hancurkan Senjata Barat

Laporan Associated Press menyebutkan, ribuan warga sipil Ukraina ditahan di seluruh Rusia dan wilayah Ukraina yang didudukinya, di pusat-pusat penahanan mulai dari sayap baru di penjara-penjara Rusia hingga ruang bawah tanah yang pengap.

Sebagian besar tidak memiliki status di bawah hukum Rusia.

Rusia pun berencana untuk menahan ribuan orang lagi.

Sebuah dokumen Pemerintah Rusia menguraikan rencana untuk membangun 25 koloni penjara baru dan enam pusat penahanan lainnya di Ukraina yang diduduki pada 2026.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani sebuah dekrit pada bulan Mei yang mengizinkan Rusia untuk mengirim orang-orang dari wilayah yang menerapkan darurat militer, yang meliputi seluruh Ukraina yang diduduki, ke wilayah yang tidak menerapkan darurat militer, seperti Rusia.

Hal ini memudahkan untuk mendeportasi orang-orang Ukraina yang menentang pendudukan Rusia jauh ke dalam Rusia tanpa batas waktu.

Banyak warga sipil yang ditangkap karena dugaan pelanggaran sekecil berbicara bahasa Ukraina atau sekadar menjadi pemuda di wilayah yang diduduki, dan sering kali ditahan tanpa dakwaan.

Yang lainnya dituduh sebagai teroris, kombatan, atau orang-orang yang menentang operasi militer khusus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved