Video Viral
Perang Panjang, NATO Kewalahan Bantu Ukraina, Kirim Militer Brasil Lawan Rusia
Perang panjang, NATO kewalahan bantu Ukraina, kirim militer Brasil lawan Rusia
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
TRIBUNKALTIM.CO - Situasi perang Rusia vs Ukraina belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
Bahkan, perang masih berlanjut dan berpotensi akan panjang.
Dilansir dari Tribunnews.com, NATO disebut tidak memiliki cukup tenaga untuk membantu pasukan Ukraina melawan Rusia.
Oleh sebab itu, NATO mengerahkan tentara Brasil untuk perang menggantikan militer blok Barat.
Dikutip dari Sputnik, pernyataan tersebut disampaikan oleh jurnalis Brasil yakni Lucas Leiroz.
Ia mengatakan Ukraina tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan agresifnya pasukan Vladimir Putin.
Begitu pula dengan sekutunya yakni NATO yang disebut mulai putus asa dengan medan perang.
Memang hingga saat ini, beberapa negara NATO terus menggelontorkan bantuan senjata untuk Ukraina.
Oleh sebab itu, secara tidak resmi Rusia menganggap NATO telah memerangi negaranya.
Namun kini, Leiroz menyebut persenjataan Ukraina mulai ikut melemah.
Baca juga: Putin Buka-Bukaan, Rusia Punya Cukup Bom Tandan Buat Ratakan Ukraina, Belum Dipakai
Baca juga: Rusia Disandera Ancaman Radiasi Nuklir di Tengah Perang Lawan Ukraina, Pabrik Uranium Putin Meledak
Terlebih pasukan Volodymyr Zelensky yang ikut tidak berdaya hingga kehabisan tentara lantaran gugur di medan perang.
“Ukraina melemah, angkatan bersenjatanya melemah, unit neo-Nazi [Ukraina] yang memainkan peran penting dalam operasi tempur praktis dinetralkan,” kata Leiroz
Sehingga disebutkan pasukan Brasil dikerahkan membantu pasukan Ukraina melawan serangan Moskow.
Sayangnya militer Rusia terus menembak tentara bayaran asing termasuk pasukan Brasil.
Oleh karena itu banyak tentara Brasil yang mengaku menyesal membantu Ukraina terjun langsung di medan perang.