Berita Kubar Terkini
Angka Kemiskinan di Kutai Barat Tahun Ini Menurun
Persentase angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Persentase angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2023 mengalami penurunan.
Angka penurunannya di Kutai Barat sebesar 10,20 persen.
Hal itu terungkap dari data yang berhasil dihimpun Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kutai Barat.
Itu dihitung selama kurun waktu 5 tahun terakhir mulai 2018 hingga 2022.
Baca juga: Apa Itu Kemiskinan Struktural? Bedanya dengan Miskin Absolut, Kultural, dan Relatif
Kepala Bappedalitbang Kubar, Yudianto Rihartono mengatakan, Pemkab Kubar terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju pertumbuhan angka kemiskinan.
Peran serta pemerintah Kampung serta peningkatan koordinasi antar perangkat daerah dalam menangani kemiskinan di Kabupaten Kutai Barat juga sangat diharapkan.
"Agar meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang semakin merata dengan sasaran kesejahteraan masyarakat juga meningkat," katanya saat kegiatan rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kubar, Rabu (19/7/2023).
Dia memaparkan, angka kemiskinan di Kutai Barat yang tercatat pada tahun 2018 sebanyak 517.621
Dan mengalami peningkatan di tahun 2019 sebesar 542.393. Sedangkan di tahun 2020 angka kemiskinan di Kubar mencapai 583.532, kemudian di tahun 2021 tercatat naik 598.037.
Angka kemiskinan ini kata dia baru mulai mengalami penurunan di tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 10,20 persen hingga 2023.
Baca juga: Gubernur Ganjar Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 17 Kabupaten Prioritas di Jawa Tengah
Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2018 berjumlah 3,070 ribu per jiwa.
Tahun 2019 mencapai 3,250. Sedangkan 2020 sebanyak 13,450 dan pada tahun 2021 mencapai 15.767.
"Kemudian menurun di angka 15,706 di tahun 2022," paparnya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan angka kemiskinan ekstrim pada September 2022 lalu, sebanyak 12.598 jiwa dan 2.524 KK.
Dan pada November di tahun yang sama berjumlah 11.497 KK dan 50.054 Jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230719_Angka-Kemiskinan-di-Kutai-Barat.jpg)