Selasa, 28 April 2026

Berita Kutim Terkini

Komentar Warga soal Jalan Kabo Jaya Kutai Timur, Ada Perbaikan tapi Tidak Lama Rusak Lagi

Pasalnya, Jalan Kabo Jaya yang ia lewati masih banyak rusak, 27 tahun ia hidup di Sangatta kondisi jalan tersebut masih seperti itu

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
Jalan Kabo Jaya, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (19/7/2023). Kadang ada perbaikan jalan namun tidak lama kemudian jalan rusak kembali. 

"Yang pasti jalan seribu lubang lah, banyak debu dan batu-batu, apalagi di depan SPBU Jalan Kabo Jaya, sebelum mess PAMA dan sebelum tikungan arah ke Jalan Rantau Pulung," ungkap Lucky, Rabu (19/7/2023).

Sedangkan di saat musim hujan, beberapa spot jalan bisa berlumpur karena masih berbentuk tanah. Ia berharap jalanan tersebut diperbaiki secara total tidak hanya beberapa bagian.

"Prihatin sih, kenapa kok nanggung sekali, kalau memang mau disemenisasi ya langsung totalitas semua bertahap tapi berkelanjutan," imbuhnya.

Perbaikan jalan di Kawasan Kabo Jaya, Jalan Poros Rantau Pulung-Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Perbaikan jalan di Kawasan Kabo Jaya, Jalan Poros Rantau Pulung-Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/HO)

Sering Kecelakaan Kecil

Hal itu juga dirasakan oleh salah satu warga Sangatta yang cukup kerap berlalu-lalang melewati Jalan Kabo Jaya, Erwin.

Ia hampir setiap hari melewati jalan tersebut karena berdomisili di gang Kasuari, Jalan Kabo Jaya.

Ia menyaksikan beberapa kecelakaan kecil sering terjadi di Jalan Poros Kabo Jaya salah satu penghubung Kecamatan Rantau Pulung itu akibat kondisinya yang masih rusak.

Jalan Kabo Jaya, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (19/7/2023).TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
Jalan Kabo Jaya, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (19/7/2023).(TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS)

Masalah lain yang sangat mengganggu adalah debu yang terus-menerus beterbangan di sepanjang jalan.

Aktivitas keluar masuknya mobil perusahaan, terutama kendaraan besar seperti bus perusahaan, telah menyebabkan debu tebal yang menyelimuti seluruh jalan.

"Jika ingin terhindar dari penyakit sesak nafas, sebaiknya kalau lewat Jalan Kabo, wajib pakai masker deh," terangnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved