Sabtu, 30 Mei 2026

Video Viral

Rudal dan Drone, Balasan Menyakitkan Rusia Atas Serangan Ukraina di Jembatan Krimea

Kombinasi rudal dan drone, balasan menyakitkan Rusia atas serangan Ukraina di Jembatan Krimea

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Pejabat Ukraina mengatakan bahwa Rusia meluncurkan serangan udara di Ukraina selatan dan timur semalaman dengan menggunakan drone dan rudal balistik.

DIketahui, situasi perang Rusia vs Ukraina makin memanas.

"Pelabuhan selatan Odesa dan wilayah Mykolaiv, Donetsk, Kherson, Zaporizhia dan Dnipropetrovsk berada di bawah ancaman serangan pesawat tak berawak Rusia," kata para pejabat, dilansir dari Tribunnews.com.

"Rusia mungkin menggunakan persenjataan balistik untuk menyerang wilayah Poltava, Cherkasy, Dnipropetrovsk, Kharkiv dan Kirovohrad," jelas pejabat tersebut, seperti dikutip Al Jazeera.

Peringatan serangan udara berakhir sekitar pukul 04:30 waktu setempat.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menangkis serangan pesawat tak berawak (drone) besar lainnya di dekat semenanjung Laut Hitam Ukraina yang dicaplok.

Sebanyak 28 rudal tak berawak Ukraina ditembak jatuh atau dialihkan dari jalur penerbangan yang direncanakan, Selasa (18/7/2023), kantor berita RIA Novosti melaporkan.

Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin mengatakan bahwa sebagian lalu lintas jalan telah berangsur pulih.

"Angkot di Jembatan Krimea telah dipulihkan dalam mode mundur di jalur paling kanan terluar," kata Khusnullin di saluran Telegramnya.

Namun, operasi feri dihentikan pada Selasa (18/7/2023) pagi karena cuaca buruk.

Sebelumnya, Rusia pada Senin (17/7/2023) menuduh Ukraina berada di balik serangan terhadap sebuah jembatan jalan dan kereta api yang menghubungkan daratan Rusia dengan Crimea.

Diketahui, perang antara Rusia dan Ukraina yang disokong NATO makin memanas.

"Serangan hari ini di jembatan Krimea dilakukan oleh rezim Kyiv," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, di media sosial, dilansir dari Kompas.com.

Rusia menyebut, serangan Ukraina di jembatan Crimea tersebut menewaskan pasangan sipil dan melukai anak mereka.

"Dua warga sipil tewas, yakni seorang pria dan seorang wanita, yang sedang mengendarai mobil di jembatan," kata Komite Investigasi Rusia, sebagaimana dikutip dari AFP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved