Jumat, 29 Mei 2026

Video Viral

AS Senang Ukraina Akhirnya Gunakan Bom Tandan Serang Rusia, Putin Janji Balas

AS Senang Ukraina akhirnya gunakan bom tandan serang Rusia, Vladimir Putin janji balas

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Koordinator Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat, John Kirby mengatakan Ukraina mulai menggunakan amunisi tandan sebagai bagian dari serangan balasan ke Rusia.

“Mereka menggunakannya dengan tepat.

Mereka menggunakannya secara efektif dan mereka benar-benar berdampak pada formasi pertahanan Rusia dan manuver pertahanan Rusia.

Saya pikir saya bisa berhenti di situ,” kata Kirby kepada wartawan, Kamis (20/7/2023), dikutip dari CNN Internasional.

Dilansir dari Tribunnews.com, Amerika Serikat masih menunggu update terbaru dari Ukraina tentang seberapa efektif amunisi tandan di medan perang.

Jenderal Oleksandr Tarnavsky, komandan kelompok operasional strategis pasukan Tavria di Ukraina selatan, mengatakan amunisi tandan dapat mengubah medan perang secara radikal.

“Musuh juga memahami bahwa dengan mendapatkan amunisi ini, kami akan mendapat keuntungan,” kata Tarnavsky pada minggu lalu.

Valeryi Shershen, juru bicara Tavria, mengonfirmasi pengumuman oleh komandannya, amunisi tandan telah tiba seminggu setelah AS mengatakan akan mengirimkannya sebagai bagian dari paket keamanan senilai $800 juta.

“Ini akan semakin mendemotivasi pasukan pendudukan Rusia dan secara mendasar mengubah hal-hal yang mendukung angkatan bersenjata Ukraina,” kata Shershen kepada Radio Liberty yang didanai AS, Jumat (14/7/2023).

Valeryi Shershen memastikan amunisi tandan akan digunakan secara ketat sesuai kerangka hukum dan hanya untuk deokupasi wilayah Ukraina.

"Mereka tidak akan digunakan di wilayah Rusia. Mereka hanya akan digunakan di daerah di mana pasukan militer Rusia terkonsentrasi untuk menerobos pertahanan musuh," tambahnya, dikutip dari Reuters.

Amunisi tandan tiba di Ukraina pada Kamis (13/7/2023).

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi kemungkinan Ukraina akan mengunakan bom tandan atau cluster bombs yang diberikan oleh Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Minggu (16/7/2023), Putin mengatakan, negaranya memiliki cukup bom tandan untuk membalas jika Ukraina akan menggunakan senjata tersebut.

"Rusia memiliki persediaan yang cukup untuk berbagai jenis bom tandan," kata Putin kepada seorang jurnalis televisi pemerintah Rusia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved