IKN Nusantara
Gambaran Rumah Jabatan Menteri di IKN Nusantara, Terdiri 2 Tipe, Ada Anggrek Hitamnya
Proyek yang diberi rumah tapak jabatan menteri terus dikerjakan dengan harapan memenuhi target saat nantinya ibu kota negara pindah
TRIBUNKALTIM.CO - Setelah disahkan menjadi Ibu Kota Negara, pembangunan di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara terus bergeliat.
Dari banyak proyek infrastruktur yang tengah berjalan di IKN Nusantara, salah satu yag menjadi pusat perhatian adalah rumah untuk para menteri Republik Indonesia di IKN Nusantara
Proyek yang diberi rumah tapak jabatan menteri terus dikerjakan dengan harapan memenuhi target saat nantinya ibu kota negara pindah dari Jakarta ke IKN Nusantara.
Ada 36 unit rumah tapak untuk para menteri dibangun di lokasi persil 104 dan 105 KIPP IKN.
Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak 7 Desember 2022 dengan waktu penyelesaian selama 550 hari kalender dan sudah selesai pada Juni 2024 mendatang.
Baca juga: Kemenhub Akui Pembangunan Jalur Kereta Api Menuju IKN Nusantara Cukup Menantang
Saat kunjungan TribunKaltim.co, Minggu (16/7/2023), sejumlah pekerja tampak menyelesaikan pembangunan dari rumah tapak jabatan menteri ini.
Ada beberapa rumah yang masih dalam proses pembangunan dan menjadi prototype dari rumah jabatan menteri
Sementara desain rumah dibagi dalam dua tipe. Yakni tipe downslope dan tipe upslope dengan luas bangunan 580 meter persegi dan luas lahan 1.000 meter persegi.
Dilansir dari Kompas.com, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyampaikan rumah tapak jabatan menteri ini nantinya akan dibangun dua lantai.
Untuk lantai pertama, akan berisi teras, ruang kerja, ruang tunggu kedinasan, area kedinasan, ruang tamu keluarga, dan juga kamar tidur tamu.
"Sedangkan di lantai dua merupakan area pribadi berisi ruang keluarga, kamar tidur utama, dan juga kamar tidur anak," kata Iwan.
Kompleks hunian tersebut nantinya juga akan ditanami beberapa tumbuhan. Seperti halnya tanaman anggrek hitam, pohon ketapang, pohon jambu, dan sebagainya.
Lokasi rumah jabatan menteri ini berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)-BWP 1A-West Residence dengan Persil 104 dan 105 dengan total luas lahan 23,94 hektar.
Di Persil 104 akan dibangun 24 unit dengan luas lahan 12,89 hektar.
Sementara di Persil 105 akan dibangun 12 unit dengan luas lahan 11,05 hektar.
Baca juga: Alasan Sandiaga Uno Setuju Lanjutkan IKN Nusantara, Contohkan Amerika Serikat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Rumah-tapak-jabatan-menteri-97889.jpg)