Video Viral
Perang dengan Rusia Kian Sengit, Ukraina Bocorkan Bukti Putin Idap Penyakit Demensia
Perang dengan Rusia kian sengit, Ukraina bocorkan bukti Vladimir Putin idap penyakit demensia
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
TRIBUNKALTIM.CO - Di tengah perang yang terus berkecamuk, Ukraina membocorkan bukti Presiden Rusia, Vladimir Putin mengidap demensia.
Dilansir dari Kompas.com, ini bukan hanya tentang kondisi fisik, tetapi juga kondisi mentalnya.
Menyusul upaya kudeta Wagner, Putin mulai lebih sering muncul dari bunkernya, terlibat dalam acara publik, seolah meyakinkan warga Rusia bahwa dia baik-baik saja.
Putin seolah menunjukkan bahwa negara seharusnya berada di bawah kendali penuhnya.
Namun dilansir dari media Ukraina Ukrayinska Pravda, trik propaganda semacam itu memiliki sisi negatif.
Semakin sering pemimpin Rusia itu muncul di depan umum, semakin sering ia mempermalukan dirinya sendiri.
Salah satu insiden tersebut terjadi pada 20 Juli lalu ketika sebuah video muncul di media sosial yang menunjukkan pertemuan Putin dengan para penjahat perang.
Di sela-sela acara, ia menanyakan usia salah satu anak peserta, namun langsung lupa jawabannya.
Anak berusia sembilan tahun tiba-tiba berubah menjadi anak berusia tiga tahun menurut Putin.
Hal ini seolah mengungkapkan potensi kesulitan dalam mengingat informasi yang baru saja didengar.
Vladimir Putin tampak seperti menderita demensia.
“Berapa umur yang lebih muda?” tanya Putin.
“Yang lebih muda berumur sembilan tahun,” jawabnya.
"Dan yang lebih tua?"
“Yang lebih tua berusia 23 tahun.”