Rabu, 8 April 2026

Video Viral

NATO Bentuk 2 Batalyon Dilengkapi 88 Tank Barat, Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO bentuk 2 batalyon dilengkapi 88 tank Barat, bantu Ukraina perang lawan Rusia

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Ukraina dikabarkan akan menerima gelombang pertama bantuan paket alutsista berupa tank Abrams buatan Amerika Serikat pada awal musim gugur, September mendatang.

Seorang pejabat senior Pentagon, Senin (7/8/2023), menyebut, tank andal dan canggih tersebut berstatus siap kirim ke Kiev.

Dilansir dari Tribunnews.com, Presiden AS, Joe Biden awalnya menjanjikan tank tempur berat itu ke Ukraina pada Januari.

Bantuan AS ini dalam rangka pembentukan dua batalyon tank yang diinisiasi NATO bagi Ukraina untuk perang melawan Rusia.

Batalyon dengan jumlah 88 unit tank itu akan diisi gabungan tank antara lain tank Leopard 2A6 dari Jerman, tank PT-91 Twardy dari Polandia, dan tank M1 Abrams dari AS.

"Tank-tank itu siap dikirim," kata Kepala Akuisisi Angkatan Darat AS, Doug Bush dalam jumpa pers.

"Bagian-bagian tank masih harus terlebih dahulu sampai ke Eropa, dan kemudian ke Ukraina, bersama dengan semua hal yang menyertainya," kata dia seperti dikutip oleh CNN.

Tank-tank itu akan dikirim Washington untuk pasukan Ukraina beserta amunisi, suku cadang, dan peralatan bahan bakar untuk tank.

Baca juga: AS dan Barat Pesimis, Kemungkinan Ukraina Rebut Lagi Wilayah dari Rusia Menipis

"Kesemuanya akan dikirim dalam pengiriman yang sama," kata Bush.

“Jadi, Anda tahu, bukan hanya tank, tapi paket lengkap yang menyertainya. Itu masih on track,” imbuhnya.

AS telah menjanjikan total 31 tank, atau setara dengan satu batalion bagi Ukraina.

Pada akhir Juli, Politico melaporkan bahwa hanya antara enam dan delapan unit alat berat yang mungkin akan sampai ke Ukraina pada bulan September tersebut merujuk pada risiko cegatan yang dilakukan Rusia.

Militer AS dilaporkan mulai melatih awak tank Ukraina untuk mengoperasikan tank Abrams di Jerman pada bulan Mei silam.

"Kursus pelatihan sepuluh minggu harus selesai pada bulan Agustus," kata seorang pejabat Pentagon kepada wartawan.

Awalnya, Pentagon bermaksud meberikan Ukraina tank varian M1A2 yang lebih modern, tetapi AS mengubah rencananya pada bulan Maret, dan memilih tank Abrams M1A1 yang lebih tua.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved