Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026

Video Viral

Jadi Medan Perang, Bahaya Laut Hitam Penuh Ranjau Rusia, Ukraina dan NATO Waspada

Jadi medan perang baru, Laut Hitam penuh ranjau Rusia, Ukraina dan NATO waspada

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah ranjau angkatan laut dilaporkan meledak di lepas pantai kota resor Rumania di Laut Hitam, Senin (14/8/2023).

Seperti diketahui, dalam sebulan belakangan, Laut Hitam menjadi medan perang baru angkatan bersenjata Rusia vs Ukraina.

Dilansir dari Tribunnews.com, negara-negara NATO dilaporkan bersiaga akan kemungkinan buruk lain atas penyebab ledakan di Laut Hitam tersebut.

Kesiagaan itu termasuk kemungkinan Rusia menyebarkan ranjau lautnya di lokasi perbatasan negara-negara NATO di Laut Hitam.

Sejumlah media di negara anggota NATO melaporkan, pihak berwenang Rumania sedang menyelidiki ledakan di tembok laut di depan sebuah hotel di Costinești, dekat Constanța, yang kira-kira berjarak 130 mil selatan perbatasan Rumania dengan Ukraina.

Seorang saksi, dilansir outlet lokal Digi24, mengatakan kalau ledakan keras terdengar dan kemudian asap hitam terlihat dari teras hotel.

Ana-Maria Stoica, juru bicara inspektorat situasi darurat untuk wilayah Dobrogea di mana kota resor itu berada, mengatakan petugas yang menjadi responden pertama datang ke lokasi sekitar pukul 9 pagi.

Dilaporkan tidak ada yang terluka dari ledakan dahsyat tersebut.

Digi24 melaporkan bahwa ledakan itu diduga disebabkan oleh ranjau laut dari aktivitas kapal penyapu ranjau serta penyelam angkatan laut Rumania yang dikirim ke daerah tersebut.

Angkatan laut juga menyelidiki ranjau kedua yang juga dilaporkan ditemukan di daerah tersebut.

"Sejak dimulainya perang di Ukraina, Rumania telah menjinakkan lima ranjau laut Rusia di Laut Hitam," tulis laporan media setempat.

Tidak jelas dari produksi negara mana ranjau milik Rusia yang meledak pada Senin tersebut.

Costinești adalah tujuan wisata populer dan terletak sekitar 20 mil selatan Constanta, lokasi pelabuhan utama biji-bijian Ukraina.

Rusia telah meningkatkan serangannya ke pelabuhan Ukraina di sepanjang Laut Hitam setelah menarik diri dari kesepakatan yang diprakarsai PBB untuk menjamin pengiriman biji-bijian Ukraina yang aman dari wilayah tersebut.

Menyusul penargetan Moskow terhadap fasilitas biji-bijian di wilayah Odesa di sepanjang pantai, Ukraina dilaporkan melakukan serangan balik menggunakan drone-drone yang secara beruntun menyasar kapal perang armada Laut Hitam Rusia, Olenegorsky Gornyak, dekat pelabuhan Novorossiysk dan kapal tanker Rusia, SIG.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved