Berita Balikpapan Terkini
Kadin Balikpapan Berdayakan Nelayan Lewat Digitalisasi Sistem Lelang yang Inklusif
Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Balikpapan menggandeng program bidfish.id dalam ajang Kadin Impact Award (KIA).
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Balikpapan menggandeng program bidfish.id dalam ajang Kadin Impact Award (KIA).
Hadirnya program bidfish.id, ini menjadi solusi akses dan informasi para nelayan. Dengan akses pasar yang lebih luas dan harga jual produk yang lebih baik melalui sistem lelang ikan online bidfish.id.
Mengingat, masih rendahnya kesadaran nelayan akan masalah nilai tukar, panjangnya rantai pasok perikanan dan minimnya penerapan teknologi digital.
Program bidfish.id ini mengangkat pendapatan nelayan hingga 20 persen dan kesejahteraan masyarakat pesisir di 23 daerah di Kalimantan Timur.
Selain itu, menjanjikan kualitas dan kuantitas produk perikanan yang meningkat hingga 280 ton ikan yang siap dilelang secara online.
Baca juga: Kadin Balikpapan Ajak 150 Sahabat Yatim Buka Bersama dalam Collaboration On Ramadhan
Dengan partisipasi aktif lebih dari 300 nelayan, program ini juga membuka pintu menuju pemanfaatan teknologi yang lebihd maju, meningkatkan efisiensi distribusi ikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi biru secara berkelanjutan.
Dalam hal ini, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, mengapresiasi program Kadin Balikpapan yang bisa membawa dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Adapun pembukaan akses dan pendampingan yang dilakukan meliputi penyuluhan pelaku usaha, edukasi serta pelatihan pola, sinergi dengan pemerintah daerah, serta menyediakan sistem pemasaran.
"Program Kadin Balikpapan ini termasuk program yang mampu membawa dampak positif melalui pembinaan bagi para nelayan," ujar Arsjad.
Baca juga: Kawal Pembangunan IKN Nusantara, Kadin Balikpapan Siapkan Alat dan Pekerja Bersertifikasi
"Bidfish.id bukan sekadar program lelang ikan, melainkan solusi inovatif yang mempersembahkan keberlanjutan dan kesejahteraan bagi nelayan, masyarakat pesisir dan sumber daya laut yang berlimpah," tambahnya.
Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kadin, Firlie Ganinduto mengatakan digitalisasi yang dihadirkan oleh Bidfish merupakan inovasi nyata sektor swasta dalam memajukan UMKM dan perekonomian daerah.
Bahwa kadin Indonesia tidak hanya mendorong perkembangan ekonomi, namun juga menjadi pionir dalam menghubungkan berbagai unsur demi kesejahteraan bersama.
"Ini membuktikan komitmen Kadin Indonesia dalam mendorong pertumbuhan inklusif melalui kolaborasi bersama dengan stakeholders, termasuk pemerintah daerah, perusahaan, dan nelayan," kata Firlie.
Sementara itu, Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat menjelaskan pembentukan program pemberdayaan ini merupakan kolaborasi yang inklusif.
Kadin Balikpapan memastikan pemanfaatan platform lelang ikan online secara optimal. Dengan melibatkan nelayan, untuk turut mengambil peran dalam pemanfaatan platform.
"Melalui kerja sama yang erat dengan nelayan dan pelaku usaha perikanan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan," ujar Yaser.
"Ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing perikanan lokal, yang memberikan dampak positif pada kesejahteraan nelayan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230816_kadon-balikpapan.jpg)