Sejarah Hari Ini
Sejarah Hari Ini 18 Agustus: Genghis Khan Meninggal Dunia, Jejak Penuh Misteri Penguasa Mongol
Peristiwa bersejarah hari ini 18 Agustus mencatat kematian Genghis Khan, tokoh penguasa Mongol yang begitu mendunia.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Christoper Desmawangga
TRIBUNKALTIM.CO - Peristiwa bersejarah hari ini 18 Agustus mencatat kematian Genghis Khan, tokoh penguasa Mongol yang begitu mendunia.
Menurut catatan sejarah, Genghis Khan meninggal dunia pada 18 Agustus 1227 atau 796 tahun yang lalu.
Ada banyak versi yang menceritakan tentang kematian Genghis Khan.
Konon, munculnya banyak versi ini dikarenakan keluarga dan pengikut Genghis Khan diperintahkan untuk merahasiakan kematiannya.
Hal tersebut lantaraan Genghis Khan meninggal saat periode penting melawan Xia Barat, kekaisaran yang ingin ditaklukkan selama lebih 20 tahun.
Baca juga: Sejarah Hari Ini 17 Agustus, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade di Rio
Untuk menghormati Genghis Khan, teman maupun musuh bangsa Mongol kemudian menceritakan sejumlah legenda tentang kematiannya.
Satu cerita yang beredar menyebut bahwa Genghis Khan meninggal karena kehabisan darah setelah dikebiri oleh seorang puteri dari orang Tangut.
Sementara lainnya menyebut penguasa pertama Kekaisaran Mongol ini meninggal karena infeksi akibat luka panah saat melawan Xi Barat.
Ada juga yang menceritakan Genghis Khan meninggal setelah terjatuh dari kudanya dan terluka, dalam perjalanan menuju Kerajaan Xia Xia.
Semua legenda tersebut kemungkinan besar ditemukan setelah kematian Genghis Khan.
"Kematian raja dan kaisar China lebih sering bercampur dengan mitos penyebab kematian yang luar biasa. Jadi peneliti kesulitan menemukan bukti kondisi umum seperti penyakit menular," kata Francesco Galassi, peneliti dalam studi sekaligus dokter dan peleontolog di Flinders University di Adelaide, Australia.
Sementara kematian karena pembunuhan politik atau keracunan sangat tak mungkin.
Pasalnya, ketika Genghis Khan meninggal ia masih berada di puncak kekuasaan, dihormati oleh bawahannya, dan dirawat dengan baik oleh para pelayanannya.
Kisah tersebut yang akhirnya menarik perhatian peneliti lebih lanjut.
Untuk mengungkap kematian penguasa ini, peneliti kemudian fokus mempelajari The History of Yuan, sebuah teks sejarah yang dibuat selama Dinasti Ming di China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230817_Genghis-Khan-penguasa-Mongol-yang-begitu-mendunia.jpg)