IKN Nusantara
Beredar Kabar Pekerja Kontruski di IKN Nusantara Adalah TKA China, Cek yang Benar
Beredar kabar pekerja kontruski di IKN Nusantara adalah TKA China, cek yang benar
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
"Batch 1 39 paket dengan nilai Rp 24 triliun sudah 40,0131 persen status 10 Agustus (2023), 3 Agustus (2023) baru 38 (persen).
Jadi, ini rata-rata progres kalau diperhatikan setiap minggu dua persen," terang Danis.
Oleh karenanya, dia optimistis pada akhir tahun mendatang progres pembangunan proyek infrastruktur di IKN batch 1 akan tembus 70 persen.
Sebelumnya, viral di media sosial video seorang polisi mahir berbahasa Mandarin di tengah sebuah kelas atau ruangan.
Dilansir dari Wartakota, video tersebut viral pada Jumat (11/8/2023) diunggah oleh akun snack video @Riuwandira818.
Terlihat pria berseragam Polisi itu sangat mahir berbahasa China.
Dalam narasi disebut Polisi tersebut dipersiapkan berbahasa China untuk ditempatkan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Namun ternyata narasi berita tersebut adalah hoaks.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Divisi Humas Polri di akun twitternya.
“Telah beredar sebuah video di akun “Snack Video @Riuwandira818” dengan narasi “SUDAH DIPERSIAPKAN POLISI BERBAHASA CINA DI IBU KOTA NUSANTARA (IKN)”tulis akun Divisi Humas Polri.
Divisi Humas Polri menjelaskan bahwa Polisi tersebut sedang Pendidikan Pengembangan (dikbang) di Sebasa Lemdiklat Polri.
Adapun Polisi itu mengambil kelas bahasa Mandarin.
Sebab seperti diketahui Sebasa Lemdiklat Polri mengajarkan bahasa asing kepada seluruh anggota Polri dalam mendukung tugas operasional yang berkaitan dengan penggunaan bahasa asing.
“Divisi Humas Polri memastikan video tersebut adalah HOAKS, faktanya Polisi tersebut sedang Pendidikan Pengembangan (dikbang) di Sebasa Lemdiklat Polri mengambil kelas bahasa Mandarin. Untuk diketahui Sebasa Lemdiklat Polri mengajarkan bahasa asing kepada seluruh anggota Polri dalam mendukung tugas operasional yang berkaitan dengan penggunaan bahasa asing,” tulis Divisi Humas Polri. (*)