Amalan dan doa
Doa Sebelum Naik Kendaraan, Meminta Keselamatan, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Doa Sebelum Naik Kendaraan, Meminta Keselamatan, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
TRIBUNKALTIM.CO - Jangan lupa sebelum naik kendaraan baik mobil, motor atau pun sepeda hendaknya berdoa dahulu.
Doa naik kendaraan ini baik dihapalkan dan dibaca ketika naik kendaraan baik roda dua atau roda emapt.
Dengan membaca doa naik kendaraan ini diharapkan agar mendapat perlindungan dari Allah SWT.
Ustaz Adi Hidayat menuturkan dengan membaca doa naik kendaraan kita memohon perlindugan dunia dan akhirat.
Membaca doa sangatlah dianjurkan. Berikut doa naik kendaraan yang bisa dibaca sebelum atau saat berada di kendaraan.
Ustaz Adi Hidayat menuturkan makna dan manfaat dari doa naik kendaraan versi yang tak banyak orang tahu.
Di antara maknanya bagi musafir membaca doa tersebut yakni kerendahan hati memohon kepada Allah yang Maha Segalanya.
Baca juga: Doa Meminta Panjang Umur Agar Bisa Terus Beribadah dan Bermanfaat Bagi Orang Lain
Setiap muslim yang akan melakukan kegiatan atau aktivitas dianjurkan untuk membaca doa terlebih dahulu.
Seluruh aktivitas diawali dengan doa termasuk sebelum atau saat naik kendaraan, bisa berupa sepeda motor atau mobil.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan setiap perbuatan pertama hendaknya mengucapkan basmalah, Bismillahirrahmanirrahim dan selesai ucapkan hamdalah, Alhamdulillah.
"Doa berkendaraan yang jarang diajarkan, siapapun bisa membaca doa ini yang pakai mobil atau kendaraan, Bapak atau Ibu," jelas Ustadz Adi Hidayat dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Adi Hidayat Official.
Doa Naik Kendaraan yang Jarang Diketahui
اللهم إنا نعوذبك أن نضل أو نضل أو نزل أو نزل أو نظلم أو نظلم أو نجهل أو نجهل علينا أو نبغي أو نبغى علينا
Allahumma innaa na'udzubika an-nadhilla aw nudholla aw nazilla aw nuzalla aw nazhlima aw nuzhlama aw najhala aw nujhila 'alainaa aw nabghiya aw nabghaa 'alainaa
Artinya: Ya Allah aku berlindung kepada-Mu agar di jalan ini dijauhkan dari ketersesatan atau disesatkan orang lain, tergelincir atau digelincirkan orang lain, dari berbuat zalim ataupun dizalimi, membodohi atau dibodohi orang lain serta menindas ataupun ditindas orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ustadz-Adi-Hidayat-12722.jpg)