Liga Italia
Profil Matteo Guendouzi, Target Baru Lazio Pengganti Milinkovic-Savic
Lazio berambisi untuk mendatangkan Matteo Guendouzi guna menutupi celah di lini tengah pasca kepergian Sergej Milinkovic-Savic.
TRIBUNKALTIM.CO - Matteo Guendouzi mendadak meramaikan bursa transfer Liga Italia Serie A setelah dikaitkan dengan tim papan atas Lazio.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Lazio berambisi untuk mendatangkan Matteo Guendouzi guna menutupi celah di lini tengah pasca kepergian Sergej Milinkovic-Savic.
Transfer Sergej Milinkovic-Savic ke Al Hilal senilai Rp 665 miliar benar-benar membuat Lazio kehilangan gelandang berpengaruh.
Sebenarnya Lazio telah merekrut dua gelandang baru, yakni Daichi Kamada dan Nicolo Rovella.
Tetapi itu belum cukup.
Baca juga: Kamada dan Rovella Belum Cukup, Lazio Kini Incar Gelandang Baru dari Marseille dan Udinese
Pelatih Maurizio Sarri ingin menambahkan satu nama lagi ke daftar tersebut.
Satu nama itu kini tertuju pada gelandang Marseille yang pernah bermain di Arsenal, Matteo Guendouzi.
Pada Selasa pagi, beberapa media mulai melaporkan bahwa Lazio telah memulai diskusi dengan Marseille untuk transfer Matteo Guendouzi.
Klub kota Roma ingin memberi Maurizio Sarri opsi lain di lini tengah sebelum penutupan jendela transfer musim panas.
Pakar transfer Gianluca Di Marzio mengungkapkan bahwa permintaan awal Marseille untuk biaya transfer Guendouzi sebesar 20 juta euro (setara Rp 332 miliar).
Tetapi Lazio akan menegosiasikan jumlah yang mendekati angka 15 juta euro (Rp 249 miliar).
Baca juga: Di Tengah Ketertarikan Lazio Kepada Kapten Juventus, Bonucci Justru Lebih Dekat Hijrah ke Jerman
Diyakini bahwa 15 juta euro di muka akan cukup untuk meyakinkan Marseille agar membiarkan Guendouzi pergi.
Pemain berusia 24 tahun itu telah membuat total 72 penampilan papan atas untuk Marseille sejak bergabung dari Arsenal pada 2021.
Selama di London Utara, Guendouzi tampil 57 kali di Liga Premier.
Untuk mengenal lebih jauh Matteo Guendouzi, simak profilnya di bawah ini.
Profil Matteo Guendouzi
Matteo Guendouzi lahir di pinggiran kota Paris pada 14 April 1999 (kini berusia 24 tahun).
Guendouzi bergabung dengan akademi Paris Saint-Germain (PSG) pada 2005, menghabiskan sembilan tahun di akademi muda PSG.
Setelah itu Guendouzi bergabung dengan tim muda Lorient pada 2014.
Selama di sana, ia tampil untuk tim Lorient B - membuat 24 penampilan - sebelum lulus ke tim utama pada usia 17 tahun.
Guendouzi melakukan debutnya di Lorient pada 15 Oktober 2016, dengan kekalahan 1-2 di Liga Prancis melawan Nantes.
Baca juga: Hugo Lloris Menuju Lazio, Maurizio Sarri Malah Khawatir 2 Hal, Provedel Terancam?
Ia kemudian mencatatkan tujuh penampilan lagi untuk Lorient pada musim 2016/17 saat klub tersebut terdegradasi ke Ligue 2, namun Guendouzi telah bersinar di kasta kedua Prancis.
Di musim 2017/18, Guendouzi membuat 18 penampilan Ligue 2 bersama Lorient ketika klub itu finis di peringkat ketujuh, gagal promosi ke Ligue 1.
Ia juga sempat dibekukan dari skuad selama tiga bulan setelah perselisihan dengan pelatih kepala Mickael Landreau.
Perselisihan itu terjadi ketika pertandingan melawan Valenciennes, gara-gara Guendouzi ditarik keluar pada babak pertama.
Setelah kembali ke tim, Guendouzi kemudian melewatkan empat pertandingan terakhir musim itu.
Dilaporkan karena keengganannya untuk menandatangani kontrak baru yang berakhir pada Juli 2019 dan tim lain mulai menaruh minat.
Baca juga: Plus Minus Daichi Kamada, Gelandang Baru Lazio yang Disebut Suksesor Milinkovic-Savic
Arsenal kemudian merekrutnya pada musim panas 2018 dengan biaya Rp 139 miliar.
Selama dua musim di Arsenal (2018/19 - 2019/20), pemain berambut kribo ini mencatatkan 82 penampilan dengan menyumbang 1 gol dan 5 assist.
Pada musim 2020/21, Arsenal meminjamkannya ke klub Bundesliga, Hertha Berlin.
Setelah setahun masa peminjamannya berakhir, Arsenal kemudian meminjamkannya lagi ke klub Prancis, Olympique de Marseille.
Pada 1 Juli 2022, Marseille resmi mempermanenkan Guendouzi dengan menebus Rp 191 miliar ke Arsenal.
Baca juga: Apa Kehebatan Gustav Isaksen? Sayap Baru Lazio Calon Tandem Zaccagni dan Felipe Anderson
Di Marseille, Guendouzi menemukan masa keemasannya.
Sejauh ini dia telah mencatatkan 102 penampilan untuk Marseille dengan 10 gol dan 19 assist di semua kompetisi.
Sekarang Lazio berusaha memenangkan perlombaan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Di mana dia cocok bermain?
Guendouzi bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau gelandang tengah dan itu adalah area yang perlu ditingkatkan oleh Lazio selepas kepergian Sergej Milinkovic-Savic.
Kata mereka tentang Guendouzi
Mickael Landreau - mantan pelatih Lorient:
Dia sangat merepotkan saya, karena sangat rumit untuk diatur. Dia kadang memperlihatkan perilaku keras kepalanya saat berada di skuad. Tapi bagaimanapun, dia adalah seorang pejuang dan mempunyai ego yang terlalu besar. Namun, dia pasti membutuhkan hal itu.
Unai Emery - mantan pelatih Arsenal:
Dia adalah pemain muda berbakat dan banyak klub tertarik padanya. Dia memiliki potensi besar dan memperoleh pengalaman tim utama yang bagus. Dia ingin belajar dan berkembang dan akan menjadi bagian penting dari skuad tim utama.
Biodata Matteo Guendouzi
Nama di negara asal: Matteo Elias Kenzo Guendouzi Olie
Tanggal lahir: 14 April 1999
Tempat kelahiran: Poissy, Prancis
Usia: 24 tahun
Tinggi: 1,85 m
Kewarganegaraan: Prancis - Maroko
Posisi: Gelandang - Gel. Tengah
Kaki dominan: Kanan
Klub saat ini: Olympique Marseille
Bergabung: 1 Juli 2022
Kontrak berakhir: 30 Juni 2025
Riwayat klub: Akademi PSG (2005-2014), FC Lorient (2014-2018), Arsenal (2018-2020), Hertha BSC (2020-2021 status pinjaman), Marseille (2021-2022 status pinjaman), Marseille (2022-sekarang). (*)
Ikuti kami di Google Berita untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Matteo Guendouzi
Lazio
profil matteo guendouzi
Marseille
Sergej Milinkovic-Savic
Arsenal
transfer lazio
Prediksi Skor Lecce vs AC Milan di Liga Italia Serie A Lengkap H2H dan Susunan Pemain |
![]() |
---|
Gagal Lulus Tes Medis, Victor Boniface Batal Pindah ke AC Milan |
![]() |
---|
Menanti Amuk AC Milan di Markas Lecce, Pelampiasan Rossoneri Buktikan Diri Sebagai Favorit Juara |
![]() |
---|
Klasemen dan Hasil Liga Italia: Lazio Tumbang di Kandang Como, Juventus Susul Napoli di Papan Atas |
![]() |
---|
Victor Boniface Gagal Lulus Tes Medis AC Milan, Program Latihan Pribadi Jadi Penyebabnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.