Sabtu, 2 Mei 2026

Sejarah Hari Ini

Sejarah 24 Agustus: Hari Televisi Nasional, Saat TVRI, RCTI, dan SCTV Pertama Mengudara

Besok, 24 Agustus dipenuhi sejarah yang berkaitan dengan media televisi, diperingati sebagai Hari Televisi Nasional, hingga TVRI, RCTI, SCTV mengudara

Tayang: | Diperbarui:
Grafis TribunKaltim.co
Ilustrasi. Besok, 24 Agustus hari bersejarah tentang televisi nasional, dan jejak TVRI, RCTI, dan SCTV saat pertama mengudara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Besok, 24 Agustus dipenuhi dengan sejarah yang berkaitan dengan media televisi, diperingati sebagai Hari Televisi Nasional, hingga momen TVRI, RCTI, dan SCTV pertama kali mengudara.

Peran televisi hingga saat ini masih sangat penting, sebagai alat komunikasi yang mampu memberikan informasi, pendidikan, juga hiburan.

Sebelum ke Indonesia, televisi telah berkembang di benua Eropa seperti Jerman dan London.

Kemudian, pada tanggal 24 Agustus tepatnya 61 tahun yang lalu, televisi masuk ke Indonesia dan berkembang hingga sekarang.

Baca juga: Live Streaming RCTI IdoLyfe Hip Hip Hura Bersama Rony, Paul, Nabila, Salma Indonesian Idol 2023

Ya, 24 Agustus 1962 merupakan momen lahirnya Televisi Republik Indonesia (TVRI) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Penerangan RI No. 29/SK/VII/61.

Simak selengkapnya sejarah televisi di Indonesia hingga RCTI dan SCTV ikut mengudara berikut ini.

Sejarah Hari Televisi Nasional dengan Lahirnya TVRI

Ilustrasi. Besok, 24 Agustus hari bersejarah tentang televisi nasional, dan jejak TVRI, RCTI, dan SCTV saat pertama mengudara.
Ilustrasi. Besok, 24 Agustus hari bersejarah tentang televisi nasional, dan jejak TVRI, RCTI, dan SCTV saat pertama mengudara. (Grafis TribunKaltim.co)

Hari Televisi Nasional identik dengan sejarah TVRI pertama kali mengudara yaitu 24 Agustus 1962.

Dikutip dari Kompas.com, saat itu, TVRI menyiarkan secara langsung pembukaan Asian Games 1962 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

TVRI adalah satu-satunya stasiun televisi pertama di Indonesia sekaligus tertua dengan jangkauan jaringan mencapai seluruh wilayah di Indonesia saat itu.

Pada 1961, Pemerintah Indonesia berencana memasukkan media massa, khususnya televisi, dalam perencanaan penyelenggaraan Asian Games IV.

Keberadaan televisi dianggap penting untuk menyiarkan pertandingan Asian Games 1962 yang berlangsung di Indonesia ke seluruh penjuru Tanah Air.

Akhirnya, terbit Surat Keputusan (SK) Menteri Penerangan No 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T).

SK tersebut diperkuat oleh arahan Soekarno untuk segera mempersiapkan proyek televisi dengan membangun studio di Senayan, membangun dua pemancar 100 watt dan 10 kw dengan tower 80 meter, dan mempersiapkan program terkait pertelevisian.

Pada 17 Agustus 1962, TVRI mulai mengadakan siaran percobaan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved