Berita Samarinda Terkini
Hadiri Penyuluhan Manasik Haji, Walikota Samarinda Andi Harun Minta Siapkan Fisik dan Mental
Walikota Samarinda Andi Harun menghadiri penyuluhan manasik haji tahun 2023, yang diinisiasi Kementerian Agama dan beri pesan khusus kepada jamaah
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun menghadiri penyuluhan manasik haji tahun 2023, yang diinisiasi Kementerian Agama dan beri pesan khusus kepada para jamaah.
Sebanyak 636 jemaah haji di Kota Samarinda yang hadir di Masjid Sofiatul Amin Komp Gor Segiri Samarinda mendengarkan pesan khusus dari pria kelahiran Bone ini.
Andi Harun menyebutkan bahwa adapun tiga hal penting yang harus dipersiapkan menjelang keberangkatan ibadah umrah dan haji.
Hal tersebut, menurutnya harus dipersiapkan sepanjang tahun hingga mendekati pelaksanaan dan keberangkatan.
“Ini waktu bagi jemaah untuk mempelajari ibadah haji dan umrah dengan baik, itu sebabnya saya menyampaikan tiga hal di manasik haji ini,” ungkapnya pada TribunKaltim pada Sabtu (26/8/2023) siang.
Baca juga: Atasi Kekosongan Perda Miras di Samarinda, Andi Harun Putuskan Perwali
Baca juga: Rebranding BPR jadi Bank Samarinda, Andi Harun Ingin Kenalkan Spirit Pesut Mahakam
Pertama, orang nomor satu di Kota Samarinda ini menyebutkan bahwa hal paling penting dipersiapkan yakni kekuatan fisik para jemaah.
“Fisik, karena ibadah haji ini butuh kesiapan fisik, karena di sana nanti kita akan banyak beraktifitas dan sering berjalan kaki,” jelasnya.
Tak hanya itu, perihal menjaga fisik sangat diperlukan agar para jemaah bisa beradaptasi dari perubahan cuaca.
“Kalau fisik tidak kuat, ya tidak bisa. Jadi harus jaga fisik. Belum lagi cuaca di sana,” sebutnya lagi.
Kedua, ia mengatakan bahwa perlu adanya persiapan mental.
“Mental kita harus kuat, karena kalau down, kita tidak akan maksimal dan tidak bisa melaksanakan ibadah dengan baik,” ungkap Andi.
Ketiga yakni ia menekankan agar para jemaah dapat terus belajar dan memahami tentang manasik haji dan umrah.
“Perlu sekali memahami tentang umrah dan haji. Bagaimana kita memahami ilmu itu dan bagaimana melaksanakannya dengan benar menurut agama,” jelasnya.
Di samping itu, jemaah diharapkan harus mengerti tentang apa itu syarat, rukun, dan wajib haji.
“Kenapa penting dipahami, misal jika rukun ditinggalkan maka berpotensi haji kita akan batal. Kalau wajib haji dilanggar, maka kita akan bayar dam,” tambahnya lagi.
Baca juga: Pertama di Indonesia, Walikota Samarinda Andi Harun Luncurkan BUMRT
Oleh sebab itu, ia berharap bahwa apa yang ia sampaikan kepada jemaah dapat diterapkan.
“Dengan memahami manasik haji, inshaallah bisa terhindar dari itu. Di samping itu, kita bisa khusyuk melaksanakannya,” ujar Andi.
“Jaga kesehatan, masih panjang waktunya untuk membaca dan mempelajari manasik haji,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Walikota-Samarinda-saat-hadiri-penyuluhan-Manasik-Haji-yang.jpg)