Minggu, 19 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Gelar Forum Komunikasi, Katgama Singgung Soal Batubara dan Gas Alam di Kaltim

lumni Jurusan Teknil Universitas Gajah Mada (KATGAMA), menggelar forum komunikasi yang mengangkat tema Pengembangan Hilirisasi Gas Alam

Penulis: Rahmat Pratama | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RAHMAT PRATAMA
Para peserta Yang hadir dalam kegiatan Sarasehan Katgama Kaltim 2023 yang mengusung temaPengembangan Hilirisasi Gas Alam, Batubara dan Mineral di Kaltim dalam rangka meningkatkan ekonomi daerah.TRIBUNKALTIM.CO/RAHMAT PRATAMA 

TRIBUNALTIM.CO,SAMARINDA - Kumpulan Alumni Jurusan Teknil Universitas Gajah Mada (KATGAMA), menggelar forum komunikasi yang mengangkat tema Pengembangan Hilirisasi Gas Alam, Batubara dan Mineral di kaltimdalam rangka meningkatkan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut digelar di Mercure Hotel Samarinda pada Kamis (31/8/2023).

Raynold Tumbo Panggalo mengatakan kegiatan ini diikuti berbagai macam stakeholder yang ada di Kalimantan timur, yang didominasi mahasiswa dan alumni Universitas Gadjah Mada.

"Bahwa peserta Sarasehan Katgama Kaltim 2023 sebanyak 147 orang, 34 orang peserta perwakilan dari instansi dan pelaku industri serta 101 orang dan Panitia 12 orang,"ucapnya.

Baca juga: 5 Pilihan Hotel Murah Dekat Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Tarifnya Mulai Rp 200 Ribuan

Baca juga: Walikota Andi Harun Sebut Turnamen Gajah Mada Cup U-17 Jadi Ajang Cari Bibit Profesional

Di sisi lain Sekjen PP Katgama Kaltim Singgih Widagdo menjelaskan bahwa Kaltim sudah sejak lama menikmati kekayaan alam tersebut.

Sesuai undang undang no 11 tahun 1967 Tetang pertambangan.

Ia menyebut pemerintah sudah sangat tepat dalam membantu memaksimalkan sumberdaya alam seperti batubara dan gas alam.

"Bahwa kita mulai dari undang- undang no 11 tahun 1967 perjalanannya lama. Saya rasa pemerintah sudah telat dalam memaksimalkan SDA yang ada,"jelas Singgih.

Lebih lanjut Singgih ia menyebut didasarkan pada pemikiran kaltim merupakan salah satu peyumbang terbanyak devisa negara dari tambang alam.

Dengan melihat hal tersebut kami dari panitia berpendapat bagaimana hasil tambang alam ini dapat diolah menjadi barang yang siap pakai dan bukan di expor sebagi bahan mentah, pengolahanya dilakukan di kaltim.

Baca juga: 5 Pilihan Hotel Murah Dekat Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Tarifnya Mulai Rp 200 Ribuan

"Secara otomatis dapat meningkatkan PAD Kaltim dengan dasar pemikiran inilah kami mencoba membuat acara ini , menudang sebagai pemateri instansi pemerintah yangterkait, universitas dan pelaku usaha,"tutupnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved