Rabu, 22 April 2026

Liga Italia

Membedah Kemampuan dan Statistik Luka Jovic, Striker dengan Kecepatan yang Dibutuhkan AC Milan

Luka Jovic didatangkan AC Milan dengan harapan dapat menjadi pelapis yang sepadan untuk Olivier Giroud.

Twitter - @acmilan
Luka Jovic, striker anyar yang didatangkan AC Milan di jendela transfer musim panas. 

TRIBUNKALTIM.CO - Luka Jovic didatangkan AC Milan dengan harapan dapat menjadi pelapis yang sepadan untuk Olivier Giroud.

Kedatangan Luka Jovic ke AC Milan tergolong mengejutkan, pasalnya hampir tidak ada rumor dan tanda-tanda mantan pemain Real Madrid itu ke San Siro.

Hanya dua jam sebelum pertandingan melawan AS Roma di Stadio Olimpico, situs resmi mengonfirmasi bahwa AC Milan telah mengakuisisi Luka Jovic dari Fiorentina dengan kesepakatan awal hingga Juni 2024.

Awalnya diperkirakan bahwa ini adalah kesepakatan peminjaman selama satu musim dari La Viola.

Namun, kemudian diketahui bahwa Rossoneri telah mendapatkan pemain berusia 25 tahun itu dengan status bebas transfer dan kontrak satu tahun yang bisa diperpanjang.

Beberapa tahun yang lalu nama Luka Jovic merupakan salah satu yang terpanas di Eropa.

Namun, tiga atau empat musim terakhir menjadi sulit.

Lantas, sudah tepatkah AC Milan merekrut Luka Jovic yang musim lalu memperkuat Fiorentina?

Berikut ulasan mengenai Luka Jovic seperti dilansir dari Sempre Milan:

Baca juga: Mike Maignan OTW Kiper Nomor 1 Dunia, Penjaga Gawang AC Milan Masuk Nominasi Yachine Trophy 2023

Baca juga: Kedatangan Luka Jovic Hanya Formalitas, AC Milan Mulai Bergerak Pantau 2 Striker Ligue 1

Baca juga: Pelatih AC Milan Siapkan Strategi Rahasia Saat Derby vs Inter Milan, Duel Pemuncak Klasemen Serie A

Latar Belakang

Luka Jovic lahir di Loznica, bekas negara Yugoslavia, pada 23 Desember 1997 dan dibesarkan di sebuah desa kecil bernama Batar di dekat Bijeljina.

Dia memiliki orang tua Serbia Bosnia, salah satunya (ayahnya) bernama Milan, sementara ibunya bernama Svetlana.

Pada usia lima tahun, ia mulai bermain untuk tim lokal Loznica dan ia terlihat dan diminta untuk berpartisipasi dalam 'Mini Maxi' yang merupakan liga pengembangan untuk anak-anak berusia antara 4 dan 12 tahun di Beograd.

Dia mencetak hat-trick, dan ayahnya ditawari €50 untuk setiap pertandingan yang dimainkan putranya dan 2.000 dinar (sekitar €17) untuk biaya perjalanan dari Batar ke Beograd.

Pemandu bakat Red Star, Toma Milićević, mengawasinya dengan seksama dan mengundangnya untuk menjalani uji coba di sana, sementara pada saat itu perbandingan antara Darko Pančev dan Radamel Falcao - yang terakhir merupakan idolanya bersama Zlatan Ibrahimovic - mulai terlihat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved