Berita Paser Terkini

Jalan Penghubung Kecamatan Batu Engau Menuju Tanjung Harapan di Paser Sudah Diperbaiki

Jalur penghubung utama antara Kecamatan Batu Engau dan Kecamatan Tanjung Harapan kian membaik, dan sudah bisa dilewati kendaraan. 

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Aris
HO
Pengerjaan infrastruktur jalan utama penghubung antara Kecamatan Batu Sopang menuju Kecamatan Tanjung Harapan, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Jalur penghubung utama antara Kecamatan Batu Engau dan Kecamatan Tanjung Harapan kian membaik, dan sudah bisa dilewati kendaraan. 

Berbeda dari sebelumnya, jalur utama tersebut sempat terputus dan tak bisa dilintasi oleh kendaraan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser Hasanuddin mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas Bupati Paser terutama jalan lintas Kecamatan Tanjung Harapan

"Rute Kecamatan Batu Engau ke Tanjung Harapan kurang lebih 15 kilometer, sudah dilakukan peningkatan jalan menggunakan beton perkerasan kaku (Rigid) dengan anggaran Rp80 miliar," terang Hasanuddin, Jumat (8/9/2023). 

Perbaikan jalur utama tersebut terbagi menjadi beberapa kegiatan, dan masing-masing segmen memiliki progres yang berbeda. 

Baca juga: Karhutla Kian Meluas, 256 Hektar Lebih Lahan Terbakar di Paser

"Mulai dari perbaikan awal hingga peningkatan jalan menggunakan rigid," tambahnya. 

Jalan yang menggunakan rigid mulai pada segmen Desa Kerang ke Desa Tampakan sepanjang 3,9 kilometer yang sudah rigid. 

Selanjutnya, Desa Mengkudu sudah mencapai 3,5 kilometer, Desa Pengguren Jaya sudah 2,1 kilometer. 

"Serta Desa Keladen sudah 1,3 kilometer, dan Desa Random kurang lebih 1,3 kilometer," tandas Hasanuddin. 

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Paser Asnawi menambahkan, sebagian besar jalan itu juga menggunakan anggaran tanggap darurat DPUTR bidang Bina Marga. 

Dana tanggap darurat tersebut digunakan untuk perbaikan awal, seperti membuka jalur, menambahkan agregat, dan berlubang sepanjang jalan itu. 

"Dari simpang Senipah sampai Tanjung Aru full kegiatan tanggap darurat," terang Asnawi. 

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut menggunakan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023, dengan peningkatan jalan menggunakan rigid di 10 kecamatan mencapai 88 kilometer lebih. 

Sementara untuk Jalur Kecamatan Batu Engau menuju Kecamatan Tanjung Harapan, baru 15 kilometer. 

"Kerang 52 persen, mengkudu 42 persen, Pengguren Jaya 25 persen, Keladen 15 persen, segmen Random ke Senipah baru persiapan, tapi sudah mulai pembersihan," tutup Asnawi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved