Senin, 27 April 2026

Asian Games 2023

Jadwal Badminton Asian Games 2023, Daftar Unggulan Beregu Putra dan Putri, Target Indonesia?

Berikut jadwal badminton Asian Games 2023. Berikut daftar unggulan beregu putra dan putri. Bagaimana kondisi skuad Indonesia jelang Asian Games 2023.

Editor: Amalia Husnul A
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyabet medali emas nomor perseorangan cabang olahraga bulu tangkis Asian Games 2018 dalam partai final di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Jonatan menaklukkan wakil Taiwan, Chou Tien Chen. Berikut jadwal badminton Asian Games 2023. Berikut daftar unggulan beregu putra dan putri. Bagaimana kondisi skuad Indonesia jelang Asian Games 2023. 

"Kami ingin atlet atlet kami yang telah berjuang itu mendapatkan apresiasi yang juga seimbang. Jangan sampai mereka telah berjuang habis-habisan dengan kontribusi yang besar, tetapi mereka pulang tidak mendapatkan apresiasi yang seimbang."

Menurut Firman, tim bulu tangkis Indonesia lebih siap menghadapi Asian Games 2022.

"Tetapi, harus dipahami bahwa pandemi itu kan membuat sejumlah event  tertunda. Begitu ditunda intensitasnya langsung naik.

Walaupun atlet kami banyak, ada di lapis satu, lapis dua, dan lapis tiga, tetapi itu intensitas mereka untuk diturunkan itu tinggi," tutur Agung.

Hal itu yang kira-kira menjadi pertimbangan kami melakukan pembinaan. Dalam artian kami harus mempertimbangkan kesiapan atlet, ya mereka siap."

"Tetapi kami akan melakukan upaya terbaik kami supaya pada 2023 ini juga mendapatkan hasil terbaik," ujar Agung.

Agung mengatakan bahwa peluang medali terbuka. Namun, dia belum mau mengungkapkan secara rinci target yang ingin diraih tim bulu tangkis Indonesia.

"Izinkan saya cari waktu menyampaikan target kami secara resmi. Jangan sekarang. Saya tanya pelatih, kami sedang olah, kami sedang evaluasi, sehingga bisa tepat," aku Agung.

"Teman-teman tahu kami target saat SEA Games itu tiga medali emas, tetapi dapatnya lebih banyak. Kami berharap yang sama (pada Asian Games), tetapi pada saat ini kami sedang ada yang namanya road to Olympic."

"Olimpiade itu yang sangat sangat kami utamakan, sehingga pertempuran-pertempuran road to Oympic ini bisa kami menangkan semua," ujar Agung.

Sepanjang 2023, PBSI lebih banyak mengirim atlet mengikuti turnamen daripada pemain junior.

"Kami PBSI punya sistem, jadi dalam satu dua bulan itu kami punya yang namanya progress report. Ada individual progress report untuk atlet. Di situ dibuat point rating terkait kegiatan latihannya, kegiatan kepelatihannya, dan prestasinya," kata Agung.

Baca juga: Hasil Timnas Indonesia di Laga Perdana Asian Games 2023, Erick Thohir Minta Tim Indra Sjafrie Fokus

"Bawahnya akan ada penilaian bulanan, siap atau tidak siap. Nah, kalau dia dikatakan cukup siap, tidak kami turunkan. Kami hanya sampai pada kategori siap menang. Kalau dia siap tanding saja tidak kamiterjunkan."

"Jadi itu terkait progress report itu kami adakan analisis individual. Jadi setiap atlet yang ada di pelatnas ada progress reports individual. Inilah yang menentukan apakah dia diturunkan, tidak diturunkan, atau promosi, degradasi."

"Dari situ semua. Dari situlah yang kami terjunkan sekarang (Asian Games) Jadi hasil progress report individual dan progress report performance itulah yang menentukan," ucap Agung.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved