Minggu, 12 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Tuntaskan Stunting, Kecamatan Samarinda Seberang Adakan Sekolah Pra Nikah

Persoalan stunting masih menjadi perhatian khusus yang harus dituntaskan demi menciptakan generasi emas di masa depan

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
Aditya Koesprayogi selaku Camat Samarinda Seberang saat diwawancara oleh TribunKaltim, Rabu (27/9/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persoalan stunting masih menjadi perhatian khusus yang harus dituntaskan demi menciptakan generasi emas di masa depan.

Menyoroti hal ini, Aditya Koesprayogi selaku Camat Samarinda Seberang mengatakan akan mengadakan sekolah pra nikah bagi remaja putri.

Bersama dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pihaknya akan bekerja sama untuk mengadakan sekolah pra nikah dalam waktu dekat.

“Rencananya bulan Oktober, kita akan awali dengan door to door ke sekolah-sekolah terlebih dulu,” ungkap Aditya pada TribunKaltim.co.

Baca juga: Kelurahan Air Putih Samarinda Tuntaskan Stunting Lewat Probebaya

Aditya mengatakan jika upaya preventif yang digalakkan ini berhasil, tak menutup kemungkinan pihaknya akan segera mempersiapkan wadah tetap agar dapat dikunjungi secara rutin.

“Kalau berkembang baik kami akan siapkan suatu wadah yang secara rutin bisa dikunjungi oleh remaja, termasuk mengembangkan posyandu remaja juga,” jelasnya.

Hal ini digencarkan dengan tujuan dapat menghindari potensi stunting yang juga disebabkan oleh faktor pergaulan bebas.

Sebab, stunting tidak hanya dari kondisi kesehatan anak saja, melainkan dari faktor ketidaksiapan orang tua pada masa kehamilan.

“Kami ingin menghindari adanya pergaulan bebas, karena bisa menyebabkan tumbuh kembang anak berpengaruh tidak optimal karena ketidak siapan orang tua dalam membina rumah tangga,” jelas Aditya.

Di samping itu, Aditya mengaku bahwa dalam waktu dekat juga akan mengadakan diskusi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur untuk menangani stunting di Kota Samarinda.

Bahkan diskusi ini nantinya diharapkan seluruh pihak yang mengikuti dapat memberikan masukan dan saran.

Baca juga: Pemkot Samarinda Gelar Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

“Agar atensi ini terlihat dari berbagai pihak, kami juga ingin mengetuk khususnya kepada para pemilik usaha dan pihak swasta,” ungkapnya.

Ilustrasi ibu hamil cegah stunting.
Ilustrasi ibu hamil cegah stunting. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

“Kami tidak hanya berharap sumbangsih materil dalam penanganan stunting ini kepada mereka, tetapi juga pemikirannya,” tambah Adit.

Kendati demikian, Camat Samarinda Seberang ini berharap para pengusaha juga dapat berperan sebagai orang tua asuh.

“Saya juga harapkan setidaknya 1 pengusaha juga bisa menaungi sekian banyak anak stunting, jadi ada peran orang tua asuh yang tercipta. Karena stunting menjadi atensi bersama kita,” pungkasnya.

(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved