Rabu, 15 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Akses Jalan Pendekat Tol Balsam di Samarinda Seberang dan Palaran Ditangani Dinas PUPR-Pera Kaltim

Jalan berstatus provinsi di Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran ditangani Pemprov Kaltim melalui Dinas PUPR-Pera.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Titik longsor di jalur Palaran, tepatnya di Jalan Trikora, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Samarinda Seberang yang tengah dikerjakan Dinas PUPR-Pera Kaltim. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jalan berstatus provinsi di Kecamatan Samarinda Seberang dan Palaran ditangani Pemprov Kaltim melalui Dinas PUPR-Pera.

Satu diantaranya kini sudah rampung dan aksesnya telah dibuka.

Ruas pertama yakni jalan ambles Teluk Bajau atau di Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang yang digarap selama empat bulan.

Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda menegaskan untuk jalan ambles di Teluk Bajau telah selesai dan dapat dilalui masyarakat.

Pengerjaan sendiri menggunakan metode slab on pile sepanjang 65 meter dengan lebar 7 meter, selesai akhir September lalu.

Baca juga: Truk Angkut Batubara Terguling di Tol Balsam, Ini Jawaban Pengelola Jalan

"Sudah open traffic dan bisa dilalui. Itu sekitar 4 bulan pengerjaan," tegasnya, Selasa (3/10/2023).

Proyek ini sendiri menelan anggaran APBD Kaltim 2023 Rp 6,1 miliar tersebut.

Sedangkan tak jauh dari jalan tersebut, pengerjaan juga dilakukan pihaknya di Satu titik longsor di jalur Palaran, tepatnya di Jalan Trikora, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Samarinda Seberang.

Dua proyek lokasinya tak jauh dari simpang empat Jembatan Achmad Amins (eks. Mahkota II) dan jalan pendekat ke Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

Nanda, sapaan akrab Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, menyebut untuk ruas di Jalan Trikora pihaknya menangani dengan metode membuat Dinding Penahan Tanah (DPT).

Baca juga: PT Fahreza Duta Perkasa tak Ikuti Intruksi Demi Kejar Target Proyek DAS Ampal Balikpapan

"40 meter DPT panjangnya, tingginya 3 meter yang pendekat Jalan tol kan, itu target bulan 11 (November) selesai," sebutnya.

Desain DPT yang digunakan juga sama dengan metode penangan longsor di titik pertama (Teluk Bajau) yang telah selesai dikerjakan pihaknya.

Mengenai anggaran pengerjaan proyek pembuatan DPT masuk dalam APBD Kaltim 2023 dengan nilai kontrak Rp 3,5 miliar lebih.

"Proyek ini berbeda dengan penanganan jalan amblas yang lokasinya berdekatan. Tidak satu paket. Anggarannya masing-masing," pungkas Nanda.  (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved