Berita Bontang Terkini
DPRD Bontang Komentari Persiapan Bontang City Carnaval, Dinilai Kurang Publikasi
Lima hari lagi Bontang City Carnaval akan dilaksanakan, namun gaungnya tidak terdengar. Pemerintah dianggap kurang memanfaatkan media untuk ruang.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
Bakhtiar Wakkang anggota Komisi II DPRD Bontang dalam rapat dengar pendapat, dengan pemerintah membahas persiapan BCC 2023, di ruang Sekretariat DPRD, Senin (16/10/2023). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Lima hari lagi Bontang City Carnaval akan dilaksanakan, namun gaungnya tidak terdengar. Pemerintah dianggap kurang memanfaatkan media untuk ruang publikasi.
Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang, dalam rapat persiapan BCC dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, di Sekretariat DPRD, Senin (16/10/2023).
Politisi Partai Nasional Demokrat menilai pemerintah kurang greget, dalam mempromosikan acara BCC.
Padahal kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang semestinya bisa menarik banyak wisatawan dari luar daerah datang, berkunjung.
"Acara besar seperti ini jangan asal jadi. Mestinya kelasnya dinaikan dan publikasinya dikencangkan agar ada efek ekonominya. Ambil Tv nasional. Targetnya jelas tarik wisatawan dari luar daerah datang kesini," kata Bakhtiar.
Menanggapi pertanyaan Bakhtiar Wakkang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengungkapkan bahwa panitia telah mengundang salah satu stasiun Tv nasional, untuk datang meliput acara BCC.
Mesti demikian, kritik yang sampaikan Bakhtiar Wakkang diakui ada benarnya. Dirinya pun berjanji memperbaiki kekurangan yang ada, agar rangkaian kirab budaya dan peragaan kostum ini bisa berjalan sesuai target. Termasuk juga menaikan kelas even masuk skala nasional.
“Iya, bener pak. Tahun ini kami juga akan meggandeng salah satu TV nasional, sebagai upaya mempromosikan Bontang. Tentu, kami juga ingin BCC ini ke depan bisa menjadi event bertaraf nasioal bahkan internasional,” tuturnya.
Baca juga: Kolaborasi Padi Reborn dan Club Dangdut Racun Gemparkan Konser Suryanation Greatest Hits Samarinda
Teknis Acara BCC
Bambang menjelaskan kegiatan BCC akan diikuti oleh organisasi perangkat daerah, paguyuban, sekolah, dan elemen masyarakat.
Dengan menampilkan kreativitas seni dan ragam budaya tradisi masing-masing daerah.
Dalam gelaran Bontang City Carnival. Bagi kelompok atau peserta terbaik akan mendapatkan beragam hadiah menarik dari Pemkot Bontang.
Bambang menyebut untuk penilaian tidak hanya dilihat dari kostum. Tetapi juga kekompakan dan tarian yang ditampilkan saat melewati rute di depan panggung utama, tepatnya di Jalan Simpang 3 Ramayana.
Baca juga: Kendalikan Inflasi, Pemkot Samarinda Kerahkan 50 Stand UMKM dan Libatkan Petani Lokal di GPM
“Untuk kategori carnival seperti keunikan, kreatifitas, keserasian, dan kesesuaian tema dengan kostum tampilan. Sedangkan untuk pawai budaya mempertimbangkan kekompakan, kerapian, atraksi, dan originalitas budaya daerah,” sebutnya.
Penjurian akan dipisahkan antara BCC dan Pawai Budaya.
Untuk kategori carnival peserta akan memperebutkan Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara Harapan 1, Juara Harapan 2, dan Juara Harapan 3. Sementara untuk kategori Pawai Budaya akan ada 10 peserta favorit. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231016_-wakkang.jpg)