Berita Paser Terkini
Ketua DPC Formak Paser Bakal Maksimalkan Pencegahan Korupsi
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia telah melantik pengurus DPD Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia telah melantik pengurus DPD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2023-2028.
Selain pengurus DPD Provinsi Kaltim, juga dilakukan pelantikan Formak Indonesia DPC Kabupaten Paser, Kota Balikpapan dan Kota Samarinda oleh Ketua Umum Pusat Formak Indonesia, Jerico Noldi.
Anggota dan pengurus Formak Kabupaten Paser periode 2023-2028 yang dilantik sebagai Ketua yaitu Rudiansyah, Wakil Ketua H. Maskur, Sekretaris Supiadi, Wakil Sekretaris Muhammad Umar dan Bendahara Mekka.
Ketua DPC Formak Kabupaten Paser Rudiansyah menyatakan kesiapannya dalam menjalankan amanah yang telah diberikan terhadap dirinya.
Baca juga: Meski Kini Mendukung Prabowo, Ade Armando Puji Duet Ganjar-Mahfud MD, Dorong Perang Lawan Korupsi
Baca juga: Sirajuddin Mahmud Dipanggil KPK Hari Ini, Suami Zaskia Gotik Jadi Saksi Korupsi Pembangunan Gereja
"Kita akan memaksimalkan pencegahan korupsi, dan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindak pidana korupsi karena koruptor merupakan musuh kita bersama," tegas Rudi, Rabu (18/10/2023).
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Formak Paser H. Maskur, dikatakan Formak merupakan wadah berhimpunnya masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan korupsi.
Hal itu bertujuan, guna menciptakan pemerintah yang bersih dari tindakan korupsi.
"Organisasi ini (Formak) sudah aktif sejak 6 tahun, dan patut menjadi corong pergerakan melawan korupsi," tegasnya.
Ia menilai, korupsi dalam kalimat memang gampang diungkapkan namun sukar diuraikan dalam maknanya.
"Kita mencarikan jalan keluar dengan membentuk budaya anti korupsi, sebagai program utama Formak Paser kedepan selain mengawasi, mengontrol dan melaporkan," tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Formak Jerico Noldi mengatakan kehadiran Formak Indonesia di Kaltim, akan memberikan kontrol dan pengawasan terhadap Pemda dalam menggunakan anggarannya.
Sehingga kedepannya, menjadi pemerintah yang tidak korupsi, jujur, akuntabel, transparan, dan amanah.
"Sejak berdirinya Formak Indonesia, banyak dugaan korupsi yang sudah dilaporkan, baik dilaporkan secara umum maupun rahasia.
Rahasia adalah ada laporan-laporan yang memang tidak diumumkan ke publik, biar penegak hukum yang akan bertindak karena resikonya berdampak terhadap Formak," jelasnya.
Jerico menegaskan, pencegahan terhadap korupsi bukan hanya tugas Formak semata namun juga tugas dari masyarakat.
Baca juga: Profil Syahrul Yasin Limpo: Eks Mentan Era Jokowi Dijemput Paksa KPK, SYL Jadi Tersangka Korupsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231018-Ketua-DPP-Formak-Indonesia-Jerico-Noldi.jpg)