Berita Samarinda Terkini
Sempat Hadiri Undangan Pernikahan, Seorang Pengisi Galon di Samarinda Ditemukan Tewas
Seorang pemilik usaha pengisian galon di Jalan M. Said, Gang 04, RT 11, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda mendadak tewas
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang pemilik usaha pengisian galon di Jalan M. Said, Gang 04, RT 11, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda mendadak ditemukan tak bernyawa di dalam ruko miliknya, Senin (23/10/2023).
Jasad korban yang diketahui bernama Roniansyah (42) itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang pelanggan yang hendak melakukan pengisian air galon pada Pukul 09.30 Wita.
Warna (29), saksi mata tersebut menjelaskan, awalnya ia bersama beberapa warga lainnya datang hendak melakukan pengisian ulang air pada Pukul 08.00 Wita.
Namun hingga Pukul 09.30 Wita tempat pengisian air galon tersebut tak kunjung beroperasi.
Baca juga: Penjahit di Pasar Citra Mas Lok Tuan Bontang Ditemukan Tewas, Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebabnya
Baca juga: Cekcok Usai Minum Arak Bersama, Pemuda di Intu Lingau Kubar Timpas Temannya Hingga Tewas
Mereka yang penasaran lantas berupaya menghubungi sang pemilik namun tak mendapatkan respon.
"Saya akhirnya coba mengintip dari balik pintu, korban tergeletak pas di depan pintu geser. Tertelungkup begitu saja di lantai," beber Warna.
Ia akhirnya menghubungi Ketua RT dan warga setempat untuk memeriksa kondisi korban.
Setelah dipastikan, rupanya korban sudah tak bernyawa. Mereka akhirnya menghubungi pihak kepolisian yang datang tidak lama kemudian.
"Padahal Minggu (22/10) kemarin saya masih lihat korban menghadiri undangan pernikahan sama anak kandungnya," beber Warna.
Jasad korban pun dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD AW Sjahranie Samarinda guna proses visum.
Baca juga: Rem Mendadak Gegara Mobil Putar Balik, Pemotor di Balikpapan Oleng dan Tewas di Tempat
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin menjelaskan, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Saat ini jasad korban masih berada di rumah sakit guna dilakukan visum," singkat Kompol Zainal Arifin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231023-Jasad-di-Samarinda.jpg)