Selasa, 5 Mei 2026

Liga Champions

Hasil Liga Champions Feyenoord vs Lazio 3-1, Sarri Auto Ngamuk

Hasil Liga Champions Feyenoord vs Lazio yang dimainkan tadi malam berakhir dengan skor 3-1. Hasil ini membuat pelatih Lazio Maurizio Sarri marah.

Tayang:
Editor: Syaiful Syafar
calciomercato.com
Hasil Liga Champions Feyenoord vs Lazio yang dimainkan Rabu (26/10/2023) malam berakhir dengan skor 3-1. Hasil ini membuat pelatih Lazio Maurizio Sarri sangat marah. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil Liga Champions Feyenoord vs Lazio yang dimainkan tadi malam berakhir dengan skor 3-1. Hasil ini membuat pelatih Lazio Maurizio Sarri sangat marah.

"Jika sikapnya seperti ini, maka kami tidak akan bisa bertahan di Liga Champions," kata Maurizio Sarri meluapkan kemarahannya kepada para pemain Lazio setelah kekalahan 1-3 di markas Feyenoord.

Hasil pertandingan itu membuat Lazio turun ke posisi ketiga dalam grup E Liga Champions, sementara Feyenoord mengambil alih posisi puncak klasemen dari Atletico Madrid yang bermain imbang 2-2 atas Celtic.

Bermain di Stadion De Kuip, Lazio tanpa dukungan suporter akibat larangan pemerintah Belanda.

Tim Elang tertinggal dua gol di babak pertama lewat gol Santiago Gimenez dan Ramiz Zerrouki.

Baca juga: Liga Champions Feyenoord vs Lazio, Sarri Sesalkan Larangan Fans

Striker Lazio Ciro Immobile tak berkutik meski kembali diturunkan sebagai starter pada laga kali ini.

Ia digantikan Taty Castellanos di babak kedua.

Tetapi Feyenoord membuat skor menjadi 3-0 dengan serangan balik klasik di pertengahan babak kedua.

Seolah-olah kiper Ivan Provedel melakukan penyelamatan hebat terhadap Quinten Timber, dia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap tindak lanjut Santiago Gimenez.

Lazio akhirnya memperkecil kekalahan ketika Lopez menjatuhkan Castellanos di area penalti dan Pedro mengonversi tendangan rendah ke sudut dekat bawah.

Skor 3-1 menutup laga tersebut.

Baca juga: Lazio Putus Rekor Buruk di Serie A, Sarri Puji Vecino dan Luis Alberto

"Babak pertama kami terlalu lambat, kami terintimidasi oleh agresi dan tekanan mereka. Ketika kami kebobolan gol pertama, itu terjadi di udara, tapi bukan gol kedua," kata Maurizio Sarri kepada Sky Sport Italia.

"Pada akhirnya, perbedaan statistik antar tim tidak terlalu besar. Saya tidak menyukai babak pertama dan mengharapkan kami menunjukkan sikap yang lebih kuat.

"Saya melihat kami takut memainkan bola. Kami khawatir dan kemudian membuat kesalahan.

"Saya melihat perbedaan yang jelas dalam sikap kedua tim. Jelas juga bahwa Feyenoord memiliki tiga atau empat pemain dengan kecepatan tinggi dan kami tidak."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved