Tribun Kaltim Hari Ini

Proyek Terbaru di IKN Rp 12,5 Triliun, Presiden Jokowi Groundbreaking Tahap II pada 1-3 November

Proyek terbaru di IKN Rp 12,5 triliun, Presiden Jokowi groundbreaking tahap II pada 1-3 November 2023 mendatang.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Diah Anggraeni
Tribun Kaltim
Headline Tribun Kaltim hari ini, Senin 30 Oktober 2023. Proyek terbaru di IKN Rp 12,5 triliun, Presiden Jokowi groundbreaking tahap II pada 1-3 November 2023 mendatang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan infrastruktur maupun fasilitas pendukungan lainnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) bergulir masif.

Pekan ini, 10 proyek akan di-groundbreaking atau peletakan batu pertama.

Prosesinya dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1-3 November 2023.

Ini merupakan peletakan batu pertama tahap II.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan, 10 kegiatan peletakan batu pertama bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun swasta untuk berbagai fasilitas di IKN.

"Mulai dari rumah sakit, mal yang terintegrasi dengan hotel dan apartemen, beberapa kantor pemerintah, Pulau Suaka Orangutan, Bandara Very Very Important Person (VVIP), dan sekolah negeri maupun internasional. Khusus untuk sekolah, ada relokasi SD Negeri 020 Sepaku yang mengusung konsep baru. Nantinya, SD tersebut bakal menjadi percontohan untuk sekolah negeri lainnya di IKN,” ujar Bambang Susantono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).

Baca juga: Mengenal Fungsi Multy Utility Tunnel di IKN Nusantara Kalimantan Timur

Baca juga: Kabar Terkini Kondisi 3 Proyek Monumental IKN Nusantara di Kaltim

Baca juga: Investasi di IKN Terus Bertambah, 10 Proyek Senilai Rp 12,5 T Dijadwalkan Groundbreaking November

Perkiraan nilai investasi dari groundbreaking tahap II ini sebesar Rp 12,5 triliun.

Bambang mengklaim sejauh ini nilai investasi proyek yang di-groundbreaking mencapai Rp 23 triliun.

Nantinya, proyek-proyek IKN lainnya dijadwalkan groundbreaking pada Desember 2023.

Bambang mengatakan, kegiatan ini menunjukkan bukan hanya pertumbuhan pembangunan yang terjadi di IKN, namun juga bergulirnya pertumbuhan ekonomi dan sebagai bukti minat dan kepercayaan tinggi dari investor swasta dan pemerintah.

"Kegiatan ini menunjukkan bahwa bukan hanya pertumbuhan pembangunan yang terjadi di IKN, namun juga bergulirnya pertumbuhan ekonomi dan sebagai bukti minat dan kepercayaan yang tinggi dari investor swasta dan pemerintah di IKN," tegas Bambang.

Meski begitu, Bambang menjelaskan, target pembangunan IKN ini tidak hanya berupa angka, namun juga hadirnya suatu ekosistem yang sudah berfungsi untuk dinikmati.

"Bidang yang bervariasi ini menunjukkan bahwa di IKN sudah ada fasilitas-fasilitas dasar bagi masyarakat yang akan pindah tahun depan," jelas Bambang.

Selain fasilitas dasar yang dapat dinikmati masyarakat, rangkaian kegiatan peletakan batu pertama juga menandakan dibangun suaka orangutan dewasa di IKN.

Di suaka ini nantinya orangutan yang sudah tidak muda lagi usianya dan sudah tidak bisa dilepasliarkan diberi perawatan.

Kegiatan peletakan batu pertama itu merupakan hasil dari proses yang panjang dari jajak pasar tahun lalu.

Selanjutnya, diadakan kegiatan peletakan batu pertama berikutnya pada Desember mendatang.

"Meskipun prosesnya cukup panjang, tapi di sinilah kita bisa menunjukkan bahwa mesin pertumbuhan atau pembangunan mulai berputar sebagaimana yang kita inginkan dari awal," kata Bambang.

Baca juga: Politikus PDIP Sebut Isu 3 Periode Bukan Skenario Ecek-ecek, Masinton: Pak Bahlil Bukan Aktor Utama

Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ikut menyoroti groundbreaking proyek Bandara VVIP IKN.

Proyek ini setidaknya menelan dana Rp 4 triliun.

Basuki berharap investor bisa lebih cepat melirik dan masuk dengan adanya groundbreaking tersebut.

Pasalnya, bandara tersebut punya akses langsung ke IKN.

Sebelumnya, informasi 10 perusahaan akan melaksanakan peletakan batu pertama tahap kedua di IKN telah diinformasikan oleh Tenaga Ahli Komunikasi Otorita IKN Troy Pantouw di Jakarta, Rabu (18/10/2023).

"Sekitar 10 perusahaan, tanggal 1 November itu groundbreaking," jelas Troy.

Dia menambahkan, perusahaan yang akan melaksanakan peletakan batu pertama tersebut bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, leisure, keuangan, dan lain-lain.

Kendati demikian, Troy enggan membeberkan perusahaan mana saja yang dimaksud beserta investasi yang dibenamkan oleh mereka di IKN.

"Nantilah kita umumkan, pasti. Tanggal 1 (November) pas kita groundbreaking," tandasnya.

Presiden Joko Widodo saat groundbreaking gedung Istana Negara pada September 2023 lalu.
Presiden Joko Widodo saat groundbreaking gedung Istana Negara pada September 2023 lalu. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS)

Berikut 10 proyek tahap II:

1. Bandara VVIP IKN

2. Rumah sakit

3. Mal (terintegrasi dengan hotel dan apartemen)

4. Sejumlah kantor pemerintah

5. Pulau Suaka Orangutan

6. Sekolah internasional

7. SD Negeri (SDN 020 Sepaku direlokasi dan mengusung konsep baru, jadi percontohan untuk sekolah negeri lainnya di IKN)

- Nilai investasi proyek yang sudah di-groundbreaking mencapai Rp23 triliun

- Proyek-proyek lainnya dijadwalkan groundbreaking pada Desember 2023

*) Sumber: Otorita IKN

Baca juga: Nasib IKN Nusantara Setelah Era Jokowi, Klarifikasi Cak Imin Ibu Kota Baru Tak Masuk Visi-Misi AMIN

Serap 12.123 Tenaga Kerja Konstruksi

Hingga Oktober 2023, proyek pembangunan IKN Nusantara telah menyerap 12.123 tenaga kerja konstruksi.

"Hingga Oktober, Proyek pembangunan IKN menyerap 12.123 tenaga kerja konstruksi," ujar Ketua Satgas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga di Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Dikatakan, komposisi dari pekerja tersebut yakni sebanyak 2.765 tenaga kerja konstruksi berasal dari Pulau Kalimantan.

Sementaara sisanya, yakni sebanyak 9.345 tenaga kerja konstruksi berasal dari luar Pulau Kalimantan.

Jumlah tenaga kerja konstruksi IKN tersebut sebagian besar terkonsentrasi pada proyek Cipta Karya dengan jumlah tenaga kerja konstruksi sebanyak 5.276 orang atau 46,3 persen.

Kemudian proyek Bina Marga dengan jumlah tenaga kerja konstruksi sebanyak 5.040 orang atau 42,9 persen.

Proyek sumber daya air sebanyak 656 tenaga kerja konstruksi atau 5,7 persen, dan proyek perumahan sebanyak 337 tenaga kerja konstruksi atau 5,0 persen.

Sebagai informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara bahwa Indonesia telah menetapkan sasaran untuk masuk ke jajaran lima besar perekonomian terkuat di dunia dan memiliki pendapatan per kapita negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045.

Pemindahan IKN dilakukan sebagai salah satu strategi untuk merealisasikan target ekonomi Indonesia 2045, yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata melalui akselerasi pembangunan Kawasan Timur Indonesia.

Rencananya pemerintahan akan mulai dipindahkan secara bertahap ke IKN mulai tahun 2024 mendatang. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved