Berita Samarinda Terkini
Ditinggal Melayat, Pendopo Depan Kuburan China Samarinda Nyaris Ludes Terbakar
Sebuah pendopo di Jalan Merdeka 5, RT 94, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda nyaris ludes terbakar
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Sebuah pendopo di Jalan Merdeka 5, RT 94, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda nyaris ludes terbakar, Minggu (5/11/2023) Pukul 23.30 Wita.
Pendopo berkelir putih dan cokelat tersebut berada tepat di depan Pekuburan China Samarinda.
Setibanya di lokasi kejadian, dari pantauan pewarta ini bangunan yang terbakar bukanlah ruang pendopo.
Melainkan sebuah ruangan dengan lebar 1,5 meter dan panjang kurang lebih 5 meter.
Area yang terbakar nampak sudah bersih dari sisa-sisa material yang sempat dilahap sijago merah.
Baca juga: Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno Hatta Kutim Diduga Akibat Membakar Sampah
Baca juga: Kebakaran di Gunung Lingai Samarinda Hari Ini, Rata-rata Warga Sedang Tidur
Dari keterangan warga, ruangan yang menempel persis di sisi kiri pendopo tersebut ditempati seorang pria yang tinggal bersama wakar.
Dijelaskan oleh Sriyanti (22) salah satu pihak keluarga bahwa saat kejadian penghuni ruangan tersebut tengah melayat.
Tetiba saja sekitar Pukul 23.20 Wita mereka yang berdiam di belakang pendopo mendadak merasa sesak dengan kemunculan asap tebal dari bagian depan.
Awalnya mereka mengira asap itu bersumber dari pembakaran sampah oleh para tetangga.
"Karena biasanya ada yang bakar sampah di depan jalan," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (6/11) petang ini.
Namun, lanjutnya, semakin lama kepulan asap tersebut semakin tebal dan menyesakan dada.
Tidak sampai di situ mereka mulai merasakan hawa panas menusuk kulit.
"Tidak lama ada ledakan dua kali. Kami langsung berlarian keluar. Pas keluar dan menoleh ke kanan baru sadar kalau ada kebakaran," lanjut ibu satu anak tersebut.
Dilanjutkan oleh Kardi (30), penghuni lainnya, menyadari telah terjadi kebakaran mereka akhirnya berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
Di tengah kepanikan ia bersama ipar perempuannya berupaya menyelamatkan barang-barang berharga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20231106-terbakar.jpg)