Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Ditinggal Melayat, Pendopo Depan Kuburan China Samarinda Nyaris Ludes Terbakar

Sebuah pendopo di Jalan Merdeka 5, RT 94, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda nyaris ludes terbakar

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kondisi ruang samping pendopo di Jalan Merdeka 5, RT 94, Kota Samarinda pasca terbakar Minggu (5/11/2023) malam. Terlihat ruangan sudah dibersihkan dari sisa sisa musibah kebakaran pada Senin (6/11) siang.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Sebuah pendopo di Jalan Merdeka 5, RT 94, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda nyaris ludes terbakar, Minggu (5/11/2023) Pukul 23.30 Wita.

Pendopo berkelir putih dan cokelat tersebut berada tepat di depan Pekuburan China Samarinda.

Setibanya di lokasi kejadian, dari pantauan pewarta ini bangunan yang terbakar bukanlah ruang pendopo.

Melainkan sebuah ruangan dengan lebar 1,5 meter dan panjang kurang lebih 5 meter.

Area yang terbakar nampak sudah bersih dari sisa-sisa material yang sempat dilahap sijago merah.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno Hatta Kutim Diduga Akibat Membakar Sampah

Baca juga: Kebakaran di Gunung Lingai Samarinda Hari Ini, Rata-rata Warga Sedang Tidur

Dari keterangan warga, ruangan yang menempel persis di sisi kiri pendopo tersebut ditempati seorang pria yang tinggal bersama wakar.

Dijelaskan oleh Sriyanti (22) salah satu pihak keluarga bahwa saat kejadian penghuni ruangan tersebut tengah melayat.

Tetiba saja sekitar Pukul 23.20 Wita mereka yang berdiam di belakang pendopo mendadak merasa sesak dengan kemunculan asap tebal dari bagian depan.

Awalnya mereka mengira asap itu bersumber dari pembakaran sampah oleh para tetangga.

"Karena biasanya ada yang bakar sampah di depan jalan," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (6/11) petang ini.

Namun, lanjutnya, semakin lama kepulan asap tersebut semakin tebal dan menyesakan dada.

Tidak sampai di situ mereka mulai merasakan hawa panas menusuk kulit.

"Tidak lama ada ledakan dua kali. Kami langsung berlarian keluar. Pas keluar dan menoleh ke kanan baru sadar kalau ada kebakaran," lanjut ibu satu anak tersebut.

Dilanjutkan oleh Kardi (30), penghuni lainnya, menyadari telah terjadi kebakaran mereka akhirnya berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Di tengah kepanikan ia bersama ipar perempuannya berupaya menyelamatkan barang-barang berharga.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved