Jumat, 10 April 2026

Berita Kutim Terkini

Kutim Bakal Punya Museum dan Relief Karst Sangkulirang Mangkalihat Kutim

Karst Sangkulirang Mangkalihat yang membentang di 2 daerah, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau menjadi wilayah penemuan-penemuan barang purba

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Iluatrasi - Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat di Kutai Timur.TRIBUNKALTIM.CO/HO//Kutaitimurkab.go.id 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Karst Sangkulirang Mangkalihat yang membentang di 2 daerah, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau menjadi wilayah penemuan-penemuan barang purba.

Khusus di Kutai Timur, Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat membentangi di beberapa kecamatana seperti Kecamatan Bengalon, Sangkulirang, Kaliorang.

Namun, akses menuju ke Karst Sangkulirang Mangkalihat jika melalui jalur darat masih agak sulit.

Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur berencana akan membuat museum dan relief yang menggambarkan Karst Sangkulirang Mangkalihat.

Baca juga: Ajang GWN Expo 2023, Dispar Kutim Promosikan Karst Sangkulirang Mangkalihat

Baca juga: Sensasi Menapaki Batu Karst Air Terjun Tangga Bidadari Kutim, Seru dan tak Licin 

"Selain itu, kata peneliti yang ahli, Karst Sangkulirang Mangkalihat sebaiknya dijaga dari aktifitas manusia agar keasliannya tetap terjaga," jelasnya, Kamis (9/11/2023).

Hingga tahun 2023 ini, Karst Sangkulirang Mangkalihat tak jarang dikunjungi oleh wisatawan maancanegara untuk melakukan penelitian.

Bahkan para wisatawan tersebut juga masih menemukan benda-benda purba peninggalan nenek moyang terdahulu.

Pihaknya telah menyiapkan lokasi untuk pembuatan museum Kars Sangkulirang di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara.

Baca juga: Karst Sangkulirang-Mangkalihat Bakal Jadi Geopark, Diharapkan Sedot Wisatawan Mancanegara

Dimana, nantinya akan dibentuk tiruan Karst Sangkulirang Mangkalihat dengan cap telapak tangan manusia purba.

"Ini banyak benda-benda purba yang ditemukaan peneliti, rencananya juga akan diletakkan di museum tersebut, jadi nantinya masyarakat yang ingin melihat Karst tidak perlu jauh-jauh, cukup ke museum saja," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved