Sabtu, 9 Mei 2026

Pria Tewas Diterkam Harimau

Dibius Sebelum Diangkut, Harimau di Sempaja Samarinda Segera Dievakuasi ke Tabang Kukar

Proses evakuasi Harimau yang menerkam salah satu warga Kota Samarinda dilakukan, Sabtu (18/11/2023) kemarin

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Kondisi Harimau yang terkam seorang pria di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II Samarinda pasca dibius, Minggu (19/11/2023).TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polresta Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proses evakuasi Harimau yang menerkam salah satu warga Kota Samarinda dilakukan, Sabtu (18/11/2023) kemarin.

Sayangnya seluruh awak media tak diperbolehkan ikut masuk ke dalam kandang Harimau sepanjang 1,5 meter dan tinggi 1 meter tersebut.

"Nanti Harimaunya dibawa menggunakan kandang seberat 120 kilogram," sebut Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim Ari Wibawanto saat dijumpai Tribunkaltim.co di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II, RT 11, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara tersebut, Minggu (19/11).

Sementara itu, Dokter Hewan Amir Ma'ruf selaku Peneliti Satwa Liar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan Harimau tersebut akan dibius yang dosisnya disesuaikan dengan berat badan satwa liar tersebut.

Baca juga: Pria di Samarinda yang Tewas Diterkam Harimau Dikenal sebagai Sosok yang Baik

Baca juga: Pengakuan Adik Korban, Tetangga Sekitar Tak Tahu Pemilik Rumah Pelihara Harimau

Setelah disumpit, obat bius tersebut akan mulai bereaksi dalam waktu 15 menit.

Setelah Raja Rimba yang diperkirakan berbobot 100 kilogram lebih tersebut dipastikan sudah kehilangan kesadaran baru akan dipindahkan ke dalam kandang.

"Setelahnya kita sentuh bulu matanya menggunakan tongkat. Sama seperti manusia, kalau benar-benar tidur tidak akan berkedip," jelas dr. Amir Ta'ruf.

Pasca dipindahkan ke dalam kandang, mereka harus menunggu Harimau tersebut sadarkan diri baru boleh dilakukan mobilisasi.

"Proses sadar kembali bisa mencapai 30 menit. Kalau sudah sadar baru boleh dibawa. Harus begitu agar Harimaunya tidak stress," tegas dr. Amir Ma'ruf.

Baca juga: Update Kasus Pekerja di Samarinda Tewas Diterkam Harimau, Polisi Tetapkan Majikan sebagai Tersangka

Saat ini, tepat Pukul 16.40 Wita dari foto yang Tribunkaltim.co peroleh dari Satreskrim Polresta Samarinda Harimau tersebut, sudah berhasil dimasukan ke dalam kandang yang akan membawanya ke Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved