Senin, 13 April 2026

Berita Mahulu Terkini

BPKSDM Mahulu Fokus Kembangkan Kompetensi ASN

Mengenai program kerjanya, saat ini BPKSDM hanya mengacu pada aturan yang berlaku dari pemerintah pusat

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mahakam Ulu, Wenefrida Kayang menyebutkan saat ini dinas yang dipimpinnya sedang fokus untuk mengadakan program pengembangan bagi tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN).TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI 

TRIBUNKALTIM.CO,UJOH BILANG - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mahakam Ulu, Wenefrida Kayang menyebutkan saat ini dinas yang dipimpinnya sedang fokus untuk mengadakan program pengembangan bagi tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mengenai program kerjanya, saat ini BPKSDM hanya mengacu pada aturan yang berlaku dari pemerintah pusat.

"Misalkan ada pelatihan-pelatihan, tapi di bagi juga yang ASNnya masuk di BKPSDM tapi yang non-ASN bisa di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada keterkaitan," katanya, Selasa (21/11/2023).

Meskipun BPKSDM lebih fokus untuk pengembangan SDM, tapi menurutnya saat ini masih berfokus pada pengembangan ASN.

Baca juga: Wacana Penghapusan Honorer, Pemkab Mahulu tak Akan Berhentikan Secara Sepihak, Tunggu Arahan Pusat

Baca juga: Kisah Perjuangan Jemaat Masehi Advent Hari Ketujuh Bangun Gereja Pertamanya di Mahulu

ASN yang dimaksudkan adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"ASN kan ada dua tuh PNS dengan PPPK, itu dibagi tuh mereka. Jadi kita tidak bisa menyebut PNS saja tapi ada juga PPPKnya," tuturnya.

Meskipun begitu, untuk membantu proses pekerjaan di linih sektor tertentu BPKSDM juga ikut memberikan pelatihan di luar pegawai ASN.

"Dalam ranah kami itu hanya yang PNS dan PPPK saja, tapi tetap juga dilibatkan mereka di linih sektornya," ujarnya.

Baca juga: Makna Dibalik Pemakaian Gelang Sebelum Penanaman Icu Onam Suku Dayang Aoheng di Mahulu

Karena tidak menutup kemungkinan, ada beberapa hal yang membutuhkan tenaga di luar ASN.

"Tetap diikutsertakan mereka. Misalnya dari satu OPD itu tiga orang PNSnya ada juga PPPKnya juga ada, sehingga pelatihan itu menyerap semuanya," jelasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved